Bupati Loteng Geser Enam Pejabat Eselon II

Lombok Tengah, talikanews.com – Bupati Lombok Tengah, H. L. Pathul Bahri, S.IP. M.AP melantik dan mengambil sumpah jabatan enam pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah (Loteng), Selasa (20/01/2026) di Balroom Kantor bupati Loteng.

Hanya saja dalam mutasi kali ini terjadi pergeseran jabatan. Bahkan dua Kepala Dinas menjadi staf ahli bupati, diantaranya Lalu Sungkul yang sebelumnya menjabat sebagai kepala dinas Pariwisata kini menjabat sebagai staf ahli bupati dan Irman sebelumnya menjabat sebagai kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kini jabatan barunya staf ahli bupati.

Kemudian, H. L. Herdan sebelumnya menjabat kepala dinas Perhubungan menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan informasi. H. L. Muliawan sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip kini menjabat Asisten I setda. Lalu Rinjani sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa kini menjabat Asisten II setda serta Tri Widiastuti sebelumnya staf ahli kini menjabat sebagai kepala dinas Ketahanan Pangan.

Kemudian dalam arahannya Bupati Loteng, L. Pathul Bahri mengatakan, rotasi hari ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keselarasan antara
arah kebijakan RPJMD dengan kapasitas sumber daya aparatur.

Rotasi jabatan juga merupakan hal yang wajar dan lazim dalam dinamika organisasi pemerintahan.

“Rotasi ini bukan semata-mata sebagai bentuk penghargaan ataupun sanksi, melainkan bagian dari upaya penyegaran organisasi, pengembangan karier aparatur, serta optimalisasi kinerja perangkat daerah agar lebih efektif dan responsif dalam melayani masyarakat,” katanya.

Pathul juga menegaskan bahwa pelaksanaan rotasi ini telah dilakukan melalui tahapan-tahapan yang sudah tertuang dalam ketentuan dan peraturan perundang-undangan, dengan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, rekam jejak kinerja, serta kebutuhan organisasi.

“Kami harapkan yang mendapat amanah baru mampu segera menyesuaikan diri, bekerja cepat, dan menghadirkan terobosan yang berdampak nyata,” harapnya.

Kemudian, rotasi kali ini juga menjadi awal dari penerapan Manajemen Talenta dalam pengisian jabatan-jabatan di lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Mutasi-mutasi berikutnya juga tidak lagi menggunakan tahapan-tahapan seperti sebelumnya salah satunya yakni, seleksi terbuka untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, melainkan pengisian langsung oleh talenta yang telah terpetakan sesuai talenta.

Lanjut Pathul, kita menyadari bahwa Kabupaten Lombok Tengah memiliki jumlah ASN yang besar, namun secara objektif masih terdapat kesenjangan kualifikasi dan kompetensi terhadap kebutuhan pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD.

Kondisi ini menuntut kita untuk tidak lagi menempatkan pejabat semata-mata berdasarkan senioritas, tetapi berdasarkan sistem merit dan manajemen talenta. Penerapan manajemen talenta bukanlah tujuan akhir, melainkan instrumen utama untuk menjamin keberlangsungan pelaksanaan RPJMD. Dengan jumlah ASN yang besar, hanya melalui pengelolaan talenta yang tepat kita dapat memastikan bahwa sumber daya aparatur benar-benar menjadi penggerak pembangunan, bukan sekadar pelaksana rutinitas.

Artinya sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama kita dituntut untuk memiliki kepemimpinan yang kuat, kemampuan koordinasi yang baik, serta komitmen tinggi terhadap pencapaian target kinerja daerah. Bangun kerja tim yang solid, tingkatkan kolaborasi lintas sektor, dan pastikan setiap program dan kebijakan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Saya juga mengingatkan agar seluruh pejabat senantiasa menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan netralitas aparatur sipil negara. Hindari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta jadilah teladan bagi seluruh jajaran di lingkungan kerja masing-masing,” tungkasnya.(TN.06)

 

Related Articles

Back to top button