Permintaan Mawardi ke Kejari Loteng supaya Istri dan Anaknya yang Berumur 1 Tahun di Bebaskan

Lombok Tengah, Talikanews.com – Mawardi Alias Amaq Alpin (40) meminta Aparat Penegak Hukum (APH) yakni Kejaksaan Negeri Lombok Tengah supaya membebaskan Istri dan Anaknya yang di Penjara lantaran dituduh merusak gudang Pabrik Rokok di Kopang.

Nurul Hidayah yang merupakan Istri Mawardi saat itu di tahan Kejaksaan Negeri Loteng, bersama anaknya yang baru berumur 1 tahun.

Saat menjenguk Istri dan Anaknya di Lapas Praya, Mawardi menuturkan penyebab istri dan tiga IRT lainnya di proses hukum sehingga ditahan APH.

Mereka (Empat IRT) telah melakukan pelemparan terhadap gudang milik pengusaha tembakau itu karena sangat kecewa dengan pemilik pabrik yang bertahun tahun tidak peduli terhadap kesehatan masyarakat sekitar.

Keberadaan pabrik itu menimbulkan bau asap menyengat sehingga menganggu kesehatan.

“Tidak pernah ada persoalan mendasar, istri saya hanya kesal kepada pemilik pabrik yang tidak peduli kesehatan kami dan masyarakat sekitar, terlebih saya mempunyai anak kecil yang tiap hari menghirup volusi itu, saya kasian sama anak saya, butuh menghirup udara segar,” ungkap Mawardi, Jumat 19 Februari 2021.

Begitu dilaporkan atas tuduhan pengerusakan, istrinya bersama tiga orang temannya sangat koperatif ketika dimintai datang pihak kepolisian untuk di BAP dan selama proses, dirinya selalu mengantar istirinya. Anehnya, selama dalam proses di Polres Loteng, tidak pernah dipertemukan dengan pemilik pabrik untuk di mediasi.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button