Kapolres Angkat Bicara Terkait Pencatutan Nama Oknum Anggota Polisi di Kasus Kredit Fiktif BPR NTB Loteng

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho angkat bicara terkait adanya dugaan pencatutan nama oknum anggota Polisi dalam kasus kredit fiktif di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) NTB Loteng mencapai Rp 2 Miliar.

Sapaan Esty itu menegaskan bahwa, nama-nama oknum anggota yang dicatut namanya sebagai nasabah fiktif itu perlu dikroscek kebenarannya.

“Kita juga belum kroscek dan belum ada konfirmasi dari pihak Kejaksaan Negeri Loteng,” ungkapnya, Jumat 09 Oktober 2020.

Esty mengaku, sejauh ini belum ada konfirmasi dari Kejaksaan, mungkin masih penyelidikan. Kalaupun ada tentu akan dibuktikan dulu siapa namanya, bagaimana keterlibatannya dan apakah benar terlibat atau tidak.

Menurutnya, jika nama-nama itu tidak benar terlibat maka, bisa dikatakan merugikan institusi.

“Ini perlu di konfirmasi kebenarannya, contohnya sekarang nama saya digunakan oleh orang lain untuk meminta sejumlah uang, sementara saya tidak pernah melakukan, maka merugikan saya. Jadi ini perlu di klarifikasi secara pasti supaya tidak salah diartikan agar tidak menjadi isu dan fitnah dikemudian hari,” kata dia.

Sebelumnya, Kasi Pidsus Kejari Lombok Tengah, Agung Kuntowicaksono membenarkan adanya nama sejumlah anggota polisi yang diduga dicatut sebagai nasabah kredit di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Loteng.

Untuk diketahui, saat ini Kejaksan Negeri Lombok Tengah sedang mendalami kasus dugaan kredit fiktif yang terjadi di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) NTB Cabang Lombok Tengah itu. (TN-03)

Related Articles

Back to top button