Curi Emas 160 gram di Gerupuk Lombok, HI dan FA di Bui

Lombok Tengah, Talikanews.com – Anggota Polsek Pujut berhasil menangkap HI (32) pelaku pencurian dan FA (27) penadah emas seberat 160 gram seharga Rp 137 Juta yang terjadi di Dusun Gerupuk, Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Loteng Nusa Tenggara Barat.

Pelaku pencurian inisial HI (32) dan Penadah inisial FA (27) warga Desa Sengkol,” ungkap Kapolsek Pujut, Iptu Lalu Abdurahman kepada wartawan, Kamis 24 September 2020.

Dia menyampaikan, korban pencurian bernama Suarni (56) warga Dusun Gerupuk. Suarni mengetahui perhiasan hilang tanggal 28 Agustus pukul 21.00 wita. Dimana sepulang dari acara pernikahan, Suarni diberi tahu Suaminya, bahwa lemari pakaian di dalam kamar rumah isinya berantakan.

“Saat diperiksa perhiasan emas dan uang yang simpan didalam lemari tersebut ternyata hilang dicuri,” ujarnya.

Adapun barang-barang yang diambil oleh pelaku dari dalam lemari berupa perhiasan emas jenis kalung, beserta mata kalung dan cincin seberat kurang lebih 160 gram serta uang tunai sebesar Rp.1,5 juta.

“Atas kejadian itu korban mengalami kerugian Rp 137 juta dan melapor kepada polisi,” jelasnya.

Kemudian anggota Polsek melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa istri dari pelaku (HI) disuruh suaminya untuk mengembalikan satu buah emas berbentuk mendali seberat 40 gram. Atas informasi itu anggota langsung turun ke TKP menangkap pelaku tanpa perlawanan.

“Kasus ini terungkap, setelah pelaku menyuruh istrinya mengembalikan sebagian emas yang dicuri itu kepada korban,” ujarnya.

“Pelaku dan barang bukti telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut dan saat ini HI dan FA sedang di Bui untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutup Abdurrahman. (TN-red).

Related Articles

Back to top button