Komisi II Turun Lihat Hotel dan Villa Diduga Belum Miliki Izin PBG

Lombok Tengah, talikanews.com – Maraknya bangunan hotel dan vila di Kecamatan Praya Barat dan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang di diduga tidak memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) membuat Koalisi  Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat (KMPM) geram dan melakukan hearing ke Gedung DPRD Lombok Tengah.

Menanggapi isu tersebut, Komisi II DPRD Lombok Tengah langsung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke sejumlah titik yang sudah disebutkan saat hearing.

Bahkan Monev tersebut dipimpin langsung Ketua komisi II DPRD Lombok Tengah L. Muhamad Akhyar bersama anggota.

Terlihat juga perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Tengah dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Tengah.

Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah, L. Muhamad Akhyar mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk melihat dan memastikan apa yang menjadi keresahan masyarakat yang sebelumnya melakukan hearing dan melaporkan kalau di wilayah Kecamatan Praya Barat dan Praya Barat Daya Lombok Tengah diduga masih banyak bangunan hotel dan villa yang belum memiliki PBG.

“Kita sangat berterima kasih kepada masyarakat yang sangat peduli dengan Lombok Tengah, termasuk melaporkan adanya dugaan vila dan hotel yang dibangun di sekitar Kecamatan Praya Barat Praya Barat Daya Lombok Tengah tidak memiliki PBG,” katanya, Jum’at  (06/09/2025).

Untuk itu, ia menekankan kepada semua pelaku usaha untuk tetap menaati aturan dan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Termasuk penegakan aturan perizinan, agar pembangunan hotel maupun vila yang berkembang pesat di kawasan pariwisata Lombok Tengah dapat memberikan manfaat optimal bagi daerah, tanpa mengabaikan regulasi yang berlaku.

“Membangun boleh dan tidak ada yang melarang, tapi ingat ada aturan dan itu harus di taati dan dilaksanakan, beberapa aturan yang sudah dibuat pemkab Lombok Tengah, tentunya tujuannya baik untuk ketertiban dan kenyamanan bersama,” ujarnya.

Kemudian dengan banyak hotel dan villa dibangun di wilayah selatan, tentu ini menunjukkan kemajuan bagi wilayah Loteng. Ini artinya  Lombok Tengah sudah mulai banyak yang melirik.

“Cuman kami minta untuk para investor agar tetap mentaati aturan atau regulasi yang ada di Loteng,” serunya.

Related Articles

Back to top button