Gelar Monev KIP 2020, KI NTB Sesuaikan Instrumen dengan Tatanan Baru

Mataram, Talikanews.com – Komisi Informasi Nusa Tenggara Barat, akan menggelar monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi.

Namun, monev tahun ini tidak sama seperti tahun sebelumnya, instrument penilaian disesuaikan dengan tatanan normal baru yang saat ini tengah dijalani masyarakat di seluruh dunia akibat pandemi Covid-19.

“Prinsip menjadi daerah yang bersih dan melayani benar-benar dipegang teguh oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat,” ungkap Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, menyambut baik hal tersebut.

Rohmi mendukung penuh monev KIP tahun ini dan akan mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam lingkupnya untuk ikut berpatisipasi.

“Semoga tahun ini partisipasi badan publik di NTB bisa lebih baik dari tahun sebelumnya,” kata dia saat menerima audiensi KI NTB, Kamis, 10 September 2020.

Ketua Komisioner KI NTB, Ajeng Roslinda Motimori, menjelaskan perbedaan monev KIP tahun ini bahwa tidak lagi di ikuti badan publik vertikal dan partai politik, namun di oleh Sekolah tingkat SMA/SMK, Puskesmas, dan Desa se-provinsi NTB.

Instrumen penilaiannya pun sedikit berbeda, disesuaikan dengan kondisi pandemi covid-19, dimana akan dinilai seberapa bagus dan seberapa siap badan publik menyampaikan informasi terkait covid-19, serta pelayanan yang sesuai standar covid-19.

“Kami akan menilai bagaimana badan publik menyampaikan program unggulannya di tengah pandemi ini,” kata dia.

Ia berharap pada tahun ini semakin banyak badan publik yang ikut berpartisipasi. Dari lima kategori yang akan diberikan seperti Informatif, menuju informatif, cukup informatif, Tidak informatif, Tidak partisifatif. Ia berharap agar tak ada Badan publik yang mendapat predikat tidak informatif dan tidak partisipatif.

“Jangan ada yang tidak informatif dan tidak partisifatif,” pintanya.

Kepala Diskominfotik NTB, I Gede Putu Aryadi, menjelaskan bahwa telah ada sistem untuk memantau dan melihat aktifitas Pelayanan KIP pada dashboard NTB Provinsi.

“Tahun ini dalam pembinaan oleh PPID Utama Provinsi NTB, kami bangun sistem untuk memantau dan melihat aktifitas Pelayanan KIP pada dashboard NTB Provinsi,” tandasnya. (TN-red

Related Articles

Back to top button