Hujan, beberapa daerah di Pulau Lombok Banjir

Mataram, Talikanews.com – Hujan yang terjadi sejak Minggu 5 Desember 2021 hingga Senin pagi dengan intensitas tinggi membuat beberapa daerah di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Banjir.

Data di himpun media ini seperti di BTN Bhayangkara Residence Ranjok, Gunung Sari Lombok Barat, ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Terlihat sejumlah warga naik ke atas atap. Selain itu mereka juga memita pertolongan agar segera di evakuasi.

Sementara di Desa Lembah Sari Kecamatan Batu Layar jembatan penghubung putus akibat derasnya arus sungai yang meluap. Banjir juga merendam ratusan rumah warga di tempat ini.

Laporan banjir juga disampaikan warga di Rembige, Tanjung Karang dan sejumlah titik di Kota Mataram. Data Dusun yang terdampak seperti di Lombok Barat, di Dusun Kekait -+45 Kepala Keluarga, Dusun Wadon -+12 Kepala Keluarga, BTN Bhayangkara -+200 Kepala Keluarga, Guntur Macan -+ 7 Kepala Keluarga, BTN Pondok Sesela -+ 125 Kepala Keluarga, dan di Taman Sari -+ 15 Kepala Keluarga.

Begitu halnya Kantor KPID Provinsi NTB di Jalan Majapahit Mataram, tergenang lantaran aliran saluran air di depan tidak jalan. “Kami Ndk bisa ngapa-ngapian, Ndak bisa nyalakan komputer karena listrik semua konslet..komputer ndk berani dinyalakan. Lagi sedikit tenggelam sudah,” ungkap Ketua KPID NTB, Ajeng Rosalinda Motimori, Senin 6 Desember 2021.

Ajeng menambahkan, saluran depan kantor tidak jalan, malah airnya tidak akan surut.

Sementara itu, Kantor SAR Mataram, BPBD serta aparat kepolisian dan TNI telah bergerak membantu warga yang terjebak banjir untuk di evakuasi.

Humas SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda mengatakan, ada empat tim yang diturunkan dilengkapi peralatan, kendaraan operasional, perahu karet dn mopel, life jacket, ring buoy, dan peralatan air, keselamatan serta peralatan evakuasi lainnya. “Satu tim terdiri dari lima orang,” tuturnya.

Kabid Kedaruratan BPBD NTB, Gani menegaskan, sedang berkoordinasi dengan tim terkait penanganan dan evaluasi korban banjir. “Saat ini TRC- BPBD sedang melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan Dusun Setempat serta mengevakuasi warga. Adapun kebutuhan mendesak yakni Sembako,” katanya.

Ia menambahkan, Rumah warga tergenang sampai ke kamar tidur, rencana tindaklanjut seperti evakuasi warga yang terdampak ke tempat pengungsian sementara

“Air masih menggenangi rumah warga,” ujarnya.

Hingga saat ini, belum ada korban jiwa akibat banjir tersebut. Sementara data fasilitas umum, fasilitas kesehatan yang rusak akibat bencana itu belum di data,” tegasnya.

Sementara BMKG memprediksi hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi hingga sore hari ini di Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, sebagian Lombok Tengah dan Lombok Timur.

Warga dihimbau agar lebih waspada terjadinya longsor dan meluapnya air sungai serta banjir bandang serta banjir rob. (TN-red)

Related Articles

Back to top button