Kejari Loteng periksa Mantan Kadis Peternakan dan Keswan NTB, terkait dugaan korupsi pengadaan 1000 Ekor Sapi

Lombok Tengah, Talikanews.com – Penyidik Kejaksaan Negeri Loteng sedang mendalami dugaan korupsi pengadaan 1000 ekor sapi, bersumber dari Kementerian Pertanian RI tahun 2020.

Penyidik Kejari Loteng sudah memanggil beberapa saksi termasuk, Mantan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Hj Budi Septiani, termasuk perusahaan penyedia Sapi.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Catur Hidayat Putra mengaku, sudah beberapa hari ini, penyidik telah memanggil sejumlah saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan 1.000 Sapi, bantuan dari Kementerian Pertanian itu.

Pemanggilan saksi itu, untuk meminta klarifikasi terhadap dugaan tindak pidana korupsi pengadaan 1.000 ekor Sapi.

“Masih sebatas klarifikasi saja, sehingga kami layangkan surat kepada beberapa pihak untuk diminati klarifikasi terkait program pengadaan 1000 Sapi itu,” ungkap Catur Hidayat Putra, Jumat, 17 September 2021.

Sapaan Yabo ini menegaskan, pengungkapan kasus karena adanya laporan masyarakat kepada Kejari, dilengkapi beberapa data terkait program pengadaan 1.000 ekor sapi bersumber dari Kementerian Pertanian RI, tanggal 22 Agustus 2020 lalu.

“Sampai saat ini, jumlah sapi itu belum sesuai target. Ini yang kami ingin klarifikasi apa penyebabnya,” kata Catur.

Catur mengatakan, yang bertanggungjawab mengatur, menentukan dan mengarahkan program ini yaitu Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB serta Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah.

Catur menambahkan pihaknya juga akan meminta keterangan Dinas Pertanian dan Peternakan Loteng untuk menelusuri dugaan korupsi pengadaan 1000 Sapi tersebut.

“Pejabat Dinas Pertanian Lombok Tengah yang ada kaitan dengan program ini, segera kita panggil,” tutup Catur. (TN-03)

Related Articles

Back to top button