Kepentingan Peningkatan Kinerja untuk Pelayanan Publik, Kajati NTB Rotasi Pejabat Eselon III

Mataram, Talikanews.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTB, Tomo, SH melakukan penyegaran terhadap pejabat eselon III di lingkup Kejaksaan Tinggi NTB, bertujuan demi kepentingan peningkatan kinerja untuk pelayanan publik.

Jabatan Eselon III yang dilantik sekaligus pengambilan sumpah jabatan yakni Kepala Kejaksaan Negeri Bima dan 2 (dua) Jabatan Koordinator. Andhie Fajar dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bima, yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

Sedang pejabat sebelumnya, Suroto, mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Maros, Sulawesi Selatan. Untuk Koordinator yang dilantik yakni Widi Trismono, jabatan sebelumnya sebagai Jaksa Fungsional pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI.

Terakhir Karya Graham Hutagaol, jabatan sebelumya Kepala Seksi Tekhnologi informasi dan Produksi Sarana Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Dalam sambutan, Tomo menyampaikan, kegiatan pelantikan dan serah terima Jabatan ini bagian dari proses manajemen yang erat kaitannya dengan upaya pembinaan dan pengembangan karier pegawai. “Urgensi dari kegiatan ini menjadi sangat penting, sehingga tidak bisa dinilai begitu saja secara parsial sebagai hal yang bersifat formalistik atau seremonial belaka, tetapi lebih mengarah pada kepentingan peningkatan kinerja untuk pelayanan publik,” ungkap Tomo melalui Kepala Sieksi penerangan hukum Kejati NTB, Dedi Irawan, Kamis 5 Agustus 2021.

Dedi menjelaskan, dalam rangka pembinaan pegawai dilingkungan kejaksaan RI ditempuh antara lain melalui pola pembinaan kader yaitu kaderisasi dilakukan dengan memperhatikan penugasan dibidang teknis administrasi atau manajerial maupun dibidang operasional secara seimbang dan berkelanjutan, untuk itu diperlukan perpindahan jabatan, bahwa perpindahan jabatan secara berjenjang perlu diterapkan bagi kader-kader pimpinan agar mempunyai pengalaman cukup dalam berbagai penugasan yang dapat dipakai sebagai bekal dalam menduduki jabatan pimpinan dimasa mendatang.

“Saya mengharapkan adanya ketauladanan dari semua para pejabat struktural dan fungsional, untuk memberikan contoh yang baik kepada jajaran yang ada dibawahnya,” kata Tomo.

Tomo juga meminta kepada jajarannya untuk menghindari segala perilaku yang dapat menjadi penyalahgunaan wewenang.

“Saya minta jangan sampai terjadi mempermainkan penyelesaian perkara, karena disamping dapat merusak citra kejaksaan juga dapat menciderai rasa keadilan masyarakat,” pintanya.

Tomo kembali mengingatkan agar dapat berperan aktif, tidak menonjolkan kekuasaan atau wewenangnya dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan, akan tetapi selalu berpegang teguh pada sumpah jabatan dan marilah bersama-sama membangun persepsi baru terhadap kejaksaan dimanapun berada karena kejaksaan adalah penegak hukum yang mumpuni dan disegani.

“Selamat bertugas semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa memberikan pertolongan pada kita semua,” tutupnya diacara yang mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 itu. (TN-red)

Related Articles

Back to top button