Belum Setahun, Ruas Jalan Montong Ajan – Dusun Aik Kerit Dua Rusak dan Bergelombang

Lombok Tengah, Talikanews.com – Ruas jalan Montong Ajan – Dusun aik Kerit Dua, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, bergelombang dan rusak. Padahal, pengerjaan peningkatan ruas jalan sepanjang 2 kilometer tersebut belum lama dikerjakan Dinas PUPR. Rusaknya ruas jalan itu menimbulkan dugaan bahwa, pengerjaan tidak sesuai spesifikasi.

Dikutif dari laman resmi website lpse.lomboktengahkab.go.id milik Pemerintah Daerah Lombok Tengah dengan nama paket “Pengerasan Jalan Ruas Montong Ajan – Aik Kerit sepanjang 2 km dengan pagu anggaran sebesar Rp 3.5 milyar bersumber dari APBD tahun 2020.

Paket proyek tersebut dimenangkan salah satu perusahaan konstruksi luar asal Badung, Bali. Dalam proses lelang, harga penawaran perusahaan itu sekitar Rp 2.8 Miliar.

Salah seorang warga Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat Daya yakni Amit menyebut, ruas jalan yang dibangun Dinas PUPR Loteng sepanjang 2 Km itu belum setahun sudah mulai rusak dan berlubang. Bahkan ruas jalan tersebut sudah mulai bergelombang.

“Saya bersyukur dengan diperbaikinya ruas jalan dari kantor desa Montong Ajan menuju ke Dusun Aik Kerit. Namun saya sayangkan belum setahun sudah bergelombang dan berlubang,” tuturnya, Kamis 10 Juni 2021.

Menurutnya, cepatnya ruas jalan itu rusak, berlubang dan bergelombang, patut diduga karena tidak sesuai spek. “Mungkin pengerjaan ruas jalan ini terlalu tipis sehingga cepat sekali bergelombang,” ujarnya.

Padahal ruas jalan tersebut merupakan jalur perekonomian masyarakat yang diharapkan selama ini untuk melancarkan roda perekonomian. Namun, apa yang menjadi harapan tersebut, belum lama dipergunakan justru sudah rusak.

Oleh sebab itu, dirinya meminta agar aparat penegak hukum (APH) mendalami apa yang menyebabkan cepatnya jalan itu rusak. Untuk Dinas PUPR, diminta supaya diperbaiki lagi, bila perlu turun mengawasi dan menilai hasil pekerjaan ini.

“Saya berharap, jika ada perogram pemerintah seperti ini lagi, agar pengerjaannya lebih bagus supaya bisa tahan lama dengan begitu, masyarakat akan dapat menikmati pembangunan itu dalam jangka waktu yang cukup lama,” tutupnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button