Ada Ancaman Pembunuhan ke Wartawan, PWLT akan Laporkan ke Polisi

Lombok Tengah, Talikanews.com – Persatuan Wartawan Lombok Tengah (PWLT) akan tempuh jalur hukum dengan melaporkan inisial A dan S karena telah melakukan tindakan pengancaman terhadap wartawan atas karya tulis membongkar dugaan penjualan bahan bantuan rumah tahan gempa (RTG) yang di Desa Pagutan, Batukliang Lombok Tengah.

Ketua Dewan Pembina PWLT, Lalu Amrillah mengatakan, berita yang disajikan oleh media terkait menyangkut dugaan penjualan bahan bantuan RTG, sudah memenuhi kaidah jurnalistik.

“Sudah ada upaya untuk diklarifikasi atau hak jawab. Wartawan juga tidak menyebut nama hanya inisial, maka tak ada alasan untuk menyalahkan konten berita yang dimuat. Lantas kenapa ada ancaman fisik ke wartawan, oleh sebab itu, kami akan laporkan oknum bersangkutan ke Polisi,” kata Lalu Amrillah, Jumat 9 April 2021.

Kedua, soal pengancaman lalu Amrillah, bagi dia hal yang beda. Dalam UU pers nomor 40 tahun 1999 sudah membentengi jurnalis dalam upaya diskriminasi dan atau intimidasi.

“Gunakanlah itu sebagai acuan. Ancaman pembunuhan jelas sudah mengarah kepada pembunuhan karakter seorang jurnalis. Ini tidak bisa dibiarkan. Profesi wartawan adalah sangat terhormat maka harus dijaga dan dibela,” tegasnya.

Untuk itu Lalu Amrillah mendorong agar korban yang diancam akan dibunuh supaya segera melapor ke Polisi.

“Profesi ini jangan dianggap main-main. Saya harap ada efek positif yang didapatkan oleh terduga pengancam. Yakni tidak lagi main ancam dan ini pembelajaran bagi seluruh masyarakat di semua lapisan,” tandas wartawan senior ini.

Untuk diketahui, ancaman itu muncul setelah adanya pemberitaan salah seorang warga Dusun Tunjang Desa Pagutan Batukliang Lombok Tengah berinisial A diduga menjual material RTG.

Wartawan pun telah konfirmasi A via telepon, namun A marah-marah dan malah mengancam akan membunuh wartawan.

Audio rekaman percakapan yang diduga mengancam itu kini disimpan oleh wartawan yang bersangkutan dijadikan sebagai barang bukti untuk melapor ke polisi. (TN-03)

Related Articles

Back to top button