Jadi Istri Sirih, Lale RZ terancam di Sanksi, BKPP Loteng: Ada Oknum Pejabat Berikan Masukan

Lombok Tengah, Talikanews.com – Badan Kepagawaian Pendididakan Dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Lombok Tengah menyiapkan sanksi tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) Inspektorat, inisial Lale RZ, karena menikah dengan pengelola SPBU di Praya inisial Lalu H secara Sirih atau dibawah tangan, tanpa izin BN selaku istri sahnya.

Kepala BKPP Loteng, H Moh Nazili menyampaikan, oknum ASN inisial Lale RZ diduga melanggar kode etik, karena telah menikah dengan Lalu H secara Sirih atau dibawah tangan tahun 2018, tanpa izin dari BN selaku istri sah Lalu H

“Dulu ada aduan masuk di meja kerja tentang salah seorang ASN yang berkantor di Inspektorat telah melanggar Etik yakni menikah secara siri (poligami) tahun 2018 silam. Yang mana di ketahui bahwa seorang ASN itu tidak boleh berpoligami,” ungkapnya Sabtu 13 Maret 2021.

Moh Nazili menegaskan, aduan itu sudah ditindaklanjuti dengan memanggil Lale RZ. Malah saat itu, ada tiga aduan, pertama dugaan narkoba, dugan merugikan pegawai inspektorat karena sulit melakukan pinjaman di Bank dan yang terakhir terkait pelanggaran etik ASN tentang poligami. Namun lanjutnya, dua aduan sudah kelar tinggal aduan poligami itu saja.

Dari hasil pemeriksaan tim bahwa, Lale RZ mengaku menikah siri (poligami) dengan salah seorang pengelola SPBU di Kota Praya. Hanya saja waktu itu, bersangkutan meminta waktu menyelesaikan persoalan rumah tangga itu secara kekeluargaan.

“Ia dari hasil pemeriksaan memang benar yang bersangkutan telah melanggar etik hanya saja waktu itu akan di selesaikan secara kekeluargaan,” kata dia.

Menurut Nazili, kalaupun selesai secara kekeluargaan, bukan berarti Lake RZ lolos dari sanksi Etik.

“Sanksi etik itu bisa berat dan bisa ringan, tergantung dari pelanggaran yang diperbuat. Namun terlebih dahulu kita berikan kesempatan mediasi kedua belah pihak untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Nazili

Disinggung terkait adanya oknum Pejabat Bappeda yang diduga intervensi pemberian sanksi ke Lale RZ? Nazili membantah hal itu.

“Itu tidak benar, masak hal seperti itu harus di intervensi, yang benar adalah memberikan masukan kepada kami agar persoalan itu diselesaikan secara kekeluargaan,” tutupnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button