Diduga Rumah Sakit Swasta di Loteng Lakukan Malpraktek Penyakit Kista

Lombok Tengah, Talikanews.com – Salah satu Rumah Sakit Swasta yang berada di Kabupaten Lombok Tengah diduga melakukan Malpraktek terhadap salah seorang pasien atas nama Seruni.

Dugaan Malpraktek tersebut mencuat setelah salah satu keluarga dari pasien inisial Y, asal Desa Loangmaka Kecamatan Janapria bersuara dan merasa dirugikan.

Munculnya dugaan itu setelah salah seorang Tenaga Kesehatan (Nakes) yakni Agus yang sempat membantu pasien, menuturkan awal mula terjadinya dugaan tersebut.

Agus menjelaskan, menurut keterangan keluarga pasien, riwayat penyakit pasien tidak bisa buang air kecil (kencing). Hal itu membuat Seruni harus dibawa USG untuk kali pertama ke Kelinik Yusra dan dari hasil USG itu dicurigai ada penyakit Kista.

Merasa kurang puas dengan hasil di Klinik Yusra, keluarga pasien pun melakukan USG kedua kalinya di Klinik Sapana dan hasilnya pun sama di diagnosa adanya penyakit Kista juga.

“Iya, di USG kedua ini saya yang membawa pasien bersama kularganya dan hasil sama, dicurigai adanya penyakit Kista,” ungkap Agus.

Karena hasil USG yang sama tambah Agus, pihak keluarga pasien merasa kurang yakin dan meminta untuk dilakukan USG ke 3 ke dokter spesialis kandungan di Klinik Sejahtera. Dari hasil USG ketiga juga mendapati bahwa adanya penyakit kista pada pasien.

“Hasil USG pertama hingga ketiga hasil diagnosa dicurigai ada Kista bahkan dr. Hendru waktu itu memberitahu kami Kista yang diderita Seruni cukup besar, jadi harus di angkat (Operasi) secepatnya,” tutur Agus

Setelah pasien Seruni diyakini mengidap Kista, dr. Hendru langsung memberikan jadwal untuk melakukan operasi di salah Satu Rumah Sakit swasta pada tanggal 27 Februari 2021. Hanya saja pada tanggal tersebut operasinya dibatalkan karena pasien mengalami keluhan sakit perut (mencret) lantaran keterangan dari pihak keluarga bahwasanya pasien sempat diberikan obat herbal.

“Iya memang pasien ini sudah 3 kali melakukan USG dan hasilnya sama yakni dicurigai ada Kista, jadi harus cepat di angkat dan akhirnya pasien di operasi tanggal 28 Februari,” terang Agus

Agus melanjutkan, saat dilakukan operasi, penyakit Kista yang dimaksud tidak ditemukan lagi ditubuh pasien Seruni.

Atas dasar itu, keluarga dari Seruni inisial Y asal Desa Loangmaka merasa dirugikan oleh pihak Rumah Sakit Swasta tempat dilangsungkannya operasi pengangkatan Kista tersebut.

“Keluarga cuma ingin Rumah Sakit yang dimaksud bertanggung jawab karena operasi yang di lakukan itu tidak ada hasilnya,” kata Y

Baca Lainnya : Viral, Maling Terekam CCTV di Bypass

Bahkan tambahnya, akibat dari dugaan malpraktek tersebut, saat ini Seruni kembali dirawat di RSUD Praya untuk mendapatkan perawatan intensif atas luka pasca operasi.

“Pasca operasi itu, lukanya tidak bisa sembuh akhirnya di bawa ke RSUD Praya,” terangya

Terkait dugaan Malpraktek tersebut, Humas Rumah Sakit Swasta di Loteng, H Muhir menyampaikan, akan memberikan keterangan resmi setelah ada kejelasan dari dokter yang menangani pasien Seruni.

“Nanti saya berikan informasi detil setelah ada keterangan dari dokter yang menangani pasien,” tutup H Muhir saat dikonfirmasi via telpon (TN-03)

Related Articles

Back to top button