Merasa Dicampakkan, BN Laporkan Suaminya ke Polisi karena Menikahi RZ ASN Inspektorat

Lombok Tengah, Talikanews.com – Salah seorang pengelola SPBU di Praya inisial HL. H, dilaporkan istri sahnya ke Polisi inisial BN lantaran merasa dicampakkan setelah menikahi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Inspektorat Lombok Tengah inisial RZ.

Terlebih, pernikahan HL. H dengan RZ ini diduga tanpa izin dari BN. Sehingga, RZ terpaksa menempuh jalur hukum dengan menunjuk pendamping hukum.

Dihadapan awak media, Hj BN mengaku, mengetahui suaminya menikah lagi dengan wanita lain tahun 2018 lalu. Semenjak itu, awal mula prahara rumah tangga akhirnya terjadi ketidak harmonisan setelah kehadiran pihak ketiga.

“Semenjak dia (suami) menikah lagi, perlakuannya berubah dan menjadi keras. Tidak jarang saya dibentak bahkan disekap dalam rumah. Hal itu mengakibatkan saya menderita psikologis. Sejak peristiwa itu saya jadi drop dan sering berobat ke Rumah Sakit, malah terjadi KDRT,” terangnya saat konferensi pers di Rumahnya Rabu, 10 Maret 2021.

Kuasa Hukum BN yakni, L M. Fadlurrahman menuturkan, H yang merupakan suami BN (kliennya) sering mengajukan permohonan untuk poligami, namun BN tidak mengindahkannya.

“Bersangkutan (H, red) pernah meminta surat permohonan untuk poligami tetapi, BN tidak pernah menyetujui,” ujarnya.

Fadlurrahman juga menyampaikan bahwa Suami kliennya sudah mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan, ketika permintaan poligami tidak di indahkan.

“Saat itu klien saya melakukan perlawanan dengan mengajukan banding karena tidak mau diceraikan,” ucapnya.

Adanya dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan HL. H terhadap BN, maka pihaknya sudah melayangkan laporan ke Polres Lombok Tengah dengan aduan KDRT yang dilaporkan dalam bentuk psikis.

“Klien saya menderita psikologis sehingga kami melaporkan ke Polres Lombok Tengah. Termasuk pernikahan sirih itu tanpa izin, pada Senin kemarin, bahkan BN sudah diminati keterangan oleh PPA Polres Lombok Tengah,” paparnya.

Fadlurrahman berharap pemerintah daerah Lombok Tengah menangani serius adanya oknum ASN yang menjadi istri siri tanpa izin tersebut.

“Ini kan pelanggaran etik, kami juga sudah laporkan ke KASN tahun 2019, hanya saja persoalan itu tidak pernah di indahkan oleh BKPP Loteng,” ujarnya.

Terkait dugaan KDRT itu, H.L H yang merupakan suami dari Hj BN dikonfirmasi via telepon maupun pesan singkat, enggan menanggapi pertanyaan media. (TN-03)

Related Articles

Back to top button