PBNW Laporkan Panitia Pelantikan NW Lobar dan Lotim ke Polda, H Rijal: Mahalli Berargumen Sendiri

Mataram, Talikanews.com – Tim 20 sosialisasi PBNW menunjukkan keseriusan melaporkan panitia pelantikan pengurus NW di Becingah Lombok Barat dan Desa Perian Montong Gading Lombok Timur ke Dirkrimsus Polda NTB.

Ketua Tim 20 PBNW H. Syamsu Rijal menyampaikan, materi laporannya kaitan adanya penggunaan lambang dan logo NW tanpa izin pengurus yang sah.

“Jadi yang kita laporkan saat ini panitia penyelenggara pelantikan pengurus NW karena menggunakan lambang san logo NW tanpa izin. Untuk Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Bupati Lobar Fauzan Khalid tidak jadi kita laporkan, namun dalam pengembangan kasus, keduanya akan dimintai keterangan kapasitas hadir di acara itu,” ungkapnya Jumat 5 Februari 2021.

Rijal memaparkan sesuai keputusan Menkumham tentang pengesahan pendirian organisasi NW, penggunaan lambang atau logo harus meminta izin ke pengurus yang dinyatakan sah secara hukum.

Terkait pembelaan Ketua Dewan Tanfidziyah PWNW NTB, TGH Mahalli Fikri yang menyebut keputusan Menkumham atas pengesahan pendirian organisasi NW cacat hukum dan batal. Ditegaskan Rijal, keputusan Menkumham tahun 2020 tersebut telah inkrah dan sesuai prosedur dan perundang undangan.

Apa yang disampaikan oleh Mahalli Fikri merupakan pendapat (argumen) pribadi dan tidak berlandaskan hukum.

“Pendapat Mahalli Fikri adalah pendapat pribadi dan tidak berdasarkan hukum. Statemen yang menyatakan lambang dan logo adalah hak ahli waris salah kaprah. Lambang dan logo hanya boleh digunakan oleh organisasi yang sah,” tegasnya.

Rijal juga menerangkan bahwa memang tidak ada putusan membatalkan SK kepengurusan tetapi keputusan Menkumham yang mengesahkan pendirian organisasi NW yang disahkan yakni pendirian organisasi NW tahun 1960 menjadi acuan kepengurusan yang sah.

Meski telah melaporkan panitia penyelenggara pelantikan kepengurusan, Rijal tetap menempuh upaya rekonsiliasi kedua pihak. “Ayo bergabung dan ikuti AD/ART organisasi, kami membuka diri selama mengikuti aturan organisasi,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button