DLHK Provinsi NTB Kejar Pertanggungjawaban Hibah Yayasan Sinergi Capai Rp 500 Juta

Mataram, Talikanews.com – Program Kader Lestari Fellow ship Program (KLFP) Nusa Tenggara Barat yang dilaksanakan Yayasan Sinergi NTB belum melaporkan progres kegiatan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Program ini dana bentuk hibah dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB bersumber dari APBD senilai Rp500 juta di tahun 2020. Belum tuntasnya kegiatan perbaikan lingkungan dan kehutanan di wilayah NTB berdalih Covid-19.

Kepala Dinas LHK NTB H Madani Mukarom mengatakan, dana hibah itu sebesar Rp 500 juta kepada Yayasan Sinergi NTB memang untuk kegiatan Kader Lestari Fellow ship Program (KLFP) NTB.

Menurut dia, dalam proposal, program ini memang dihajatkan untuk membantu mengurangi kerusakan hutan dan upaya penghijauan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi hingga penyediaan bibit untuk di tanam.

“Kami di Dinas menerima proposal dan merekomendasikannya karena program ini cukup bagus dalam proposal. Kalau ada yang tidak dilaksanakan, maka kita akan kejar terus pertanggungjawabannya,” ungkapnya, Rabu 27 Januari 2021.

Madani mengatakan, proposal Sinergi NTB diterima Dinas LHK pada akhir 2019 silam, dan realisasi dana pada April 2020.

Menurut Madani, seharusnya ada cukup waktu untuk melaksanakan seluruh kegiatan. Namun baginya, kemungkinan beberapa kegiatan terkendala juga karena pandemi Covid-19.

“Misalnya untuk road show ke sekolah-sekolah. Ini kan nggak bisa jalan karena sekolah diliburkan karena pandemi,” katanya.

Namun secara ideal lanjutnya, Dinas akan menunggu laporan pertanggungjawaban program dari Sinergi NTB sebagai penerima hibah. Karena dalam kontrak sudah jelas tertuang bahwa monitoring evaluasi dan pelaporan oleh Sinergi NTB itu pertanggal 12 Desember 2020.

Hanya saja, sampai Januari 2021 belum menyampaikan sejauhmana program itu dilaksanakan.

Madani mengaku, item penanaman 50 ribu bibit pohon di pulau Lombok dan Sumbawa yang nilainya mencapai hampir Rp 122 juta belum di laksanakan.

Begitu halnya dengan kegiatan road show sosialisasi ke sekolah-sekolah di Lombok dan Sumbawa, serta kerjasama media publikasi memiliki anggaran tersendiri.

“Jadi kami juga masih tunggu laporan Sinergi NTB,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button