Guru Non PNS di Ponpes Ma’arif Nahdlatul Bersyukur ada Program BPJS Iuaran Rp 22 Ribu

Lombok Tengah, Talikanews.com – Para guru non pegawai negeri sipil (PNS) yang ada di Ponpes Ma’arif Nahdlatul Ulama Lombok Tengah bersyukur dan berterima kasih, karena telah memiliki jaminan kesehatan dengan iuran sebesar Rp 22 Ribu.

Para pahlawan pendidikan ini mengaku tidak merasa berat karena iuran untuk pembayaran BPJS dipotong dari insentif bulanan mereka. Dengan demikian, mereka tidak repot harus bayar langsung ke kantor BPJS kesehatan.

Sekertaris LP Ma’arif NU Lombok Tengah, Tajuddin, menyampaikan, jaminan kesehatan itu tidak saja terhadap guru bersangkutan, melainkan keluarga mereka yang terdaftar dalam kartu keluarga, hitungan tanggungan setiap bulan sebesar Rp 22.000 per bulan untuk lima anggota keluarga. Sedangkan iuran mandiri sebesar Rp 60.000 per bulan per orang, kalau dikalikan lima, maka nilainya sebesar Rp 300.000 per bulan dengan tanggungan lima anggota keluarga dengan kelas yang sama.

Iuran BPJS Kesehatan diambil langsung Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN).

“Alhamdulilah kami merasa bersyukur karena pemerintah memberikan fasilitas kepada kami guru non PNS khusus dalam hal kesehatan,” katanya, Senin 18 Januari 2021.

Atas nama guru non PNS, Tajuddin merasa terbantu dengan kebijakan yang ada tersebut. “Alhamdulillah, kami tidak dipusingkan dengan membayar sendiri. Tapi cukup lewat insentif yang kami terima setiap bulan,” kata pria yang juga menjadi guru di Madrasyah An-Nur Bongak Desa Tumpak ini.

Hal yang sama disampaikan Kepala Madrasyah Ibtidaiyah (MI) Al-Ma’rif Sinah Desa Pengembur, Suparlan. Baginya iuran yang diambil dari insentif guru memang sangat membantu mereka yang saat ini berstatus non PNS. Karena baginya, jaminan kesehatan ini sangat penting bagi para tenaga pendidik.

“Perhatian pemerintah sudah sangat luar biasa, karena selain insentif tapi ada juga Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi kita yang berstatus non PNS sebesar Rp 1.800.000 per orang dan kita merasa bersyukur, karena iuran yang hanya Rp 22 ribu untuk anggota keluarga dan ketimbang kita lakukan perorang atau BPJS mandiri,” tutupnya. (TN-03*)

Related Articles

Back to top button