Eksekusi Lima Lahan Enclave di KEK Mandalika Lombok oleh PN Praya Berjalan Lancar, Ada Warga Minta Bongkar Sendiri

Lombok Tengah, Talikanews.com – Proses eksekusi terhadap lima lahan Enclave di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok oleh Pengadilan Negeri Praya, Senin 18 Januari 2021 berjalan lancar karena, pemilik lahan sudah menerima uang konsinyasi dari ITDC. Kalaupun ada diantara warga minta bongkar secara mandiri.

Juru Sita PN Praya, Lalu Moh Sa’i membacakan dokumen eksekusi didampingi aparat keamanan dan disaksikan pihak ITDC selaku pemohon beserta beberapa warga pemilik lahan.

“Sudah kita bacakan hasil putusan dan proses eksekusi alhamdulillah berjalan lancar karena sebelumnya sudah dilakukan anmaning (teguran) terhadap pemilik lahan,” ungkap Ketua PN Praya Putu Agus Wiranata.

Eksekusi itu dilakukan untuk antisipasi ada pihak yang mengklaim, meskipun sudah menerima konsinyasi karena pada prinsipnya harus ada penyerahan objek dari warga kepada pemohon dalam hal ini ITDC.

Dia menuturkan, dari 15 bidang yang diajukan untuk dibebaskan, dalam perkembangan ada dua lahan bersedia menerima pembayaran, sisanya yang kemudian ditetapkan konsinyasi dan sebagian sudah bersedia menerima konsinyasi.

“Kami tetap turun ke lapangan untuk memastikan objek eksekusi diserahkan ke pemohon dan kami temukan bahwa warga meminta waktu tiga hari untuk membongkar bangunannya secara mandiri, tentunya atas persetujuan ITDC,” kata Putu.

Adapun luas ahan yang dieksekusi yakni 11.485 M2 yang dimiliki lima orang warga yang terletak di tikungan 13 dan 14 JKK Mandalika. Sampai saat ini, ada sepuluh bidang lahan yang sudah menerima konsinyasi dengan jumlah dana yang sudah diterima warga pemilik lahan enclave mencapai Rp 21.261.080.000 (Dua Puluh Satu Miliar Dua Ratus Enam Puluh Satu Juta, Delapan Puluh Ribu Rupiah).

Sebelumnya, dua warga pemilik lahan enclave juga bersikap sama, menerima konsinyasi dan membongkar secara mandiri bangunan rumahnya yang menghadang trackline setelah tikungan ke 14 (empat belas).

Anggota Polres Loteng ikut mengamankan proses eksekusi bentuk antisipasi ada hal hal yang tidak di inginkan meskipun jumlah anggota terbatas.

Pengamanan itu dipimpin Kabag Ops Polres Lombok Tengah Kompol I Kadek Suparta, bersama Kapolsek Kuta, Kanit Binmas Polsek Kuta, dan jajaran Satpol PP Lombok Tengah.

“Kami dari jajaran kepolisian, Kodim, PN Praya, dan jajaran forkopimda mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan warga dan semua pihak, sehingga proses pembangunan sirkuit berjalan lancar,” ungkap Kapolres Lombok Tengah Esty Setyo Nugroho.

Kapolres menambahkan dengan membongkar sendiri bangunannya, masyarakat bisa memanfaatkan lagi sisa sisa bagunan karena daripada dilakukan pembongkaran dengan alat berat, tentu bangunan tersebut tidak bisa lagi dimanfaatkan.

Esty berharap, warga yang belum bersedia menerima konsinyasi untuk juga mencontohi dan mengikuti warga lain yang sudah menerima pembayaran.

“Warga diminta tidak melakukan pelawanan dan pengerahan massa. Jikapun ada protes silakan menempuh jalur hukum yang sudah ada. Mari kita sama-sama mensukseskan program pemerintah,” harap Kapolres.

Managing Director The Mandalika ITDC Bram Subiandoro mengapresisasi semua pihak yang telah ikut mensukseskan proyek strategis nasional KEK Mamdalika.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak, sehingga proses pembangunan JKK Mandalika on the track,” tutup Bram. (TN-03)

Related Articles

Back to top button