Basarnas Mataram Hentikan Pencarian Nelayan yang Tenggelam di Perairan Gerupuk Lombok Tengah

Mataram, Talikanews.com – Tim SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan proses pencarian korban atas nama Hidayat (27) nelayan asal Dusun Gerupuk, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah yang menghilang saat mencari ikan sepakan lalu.

Pencarian Hidayat dihentikan karena tidak membuahkan hasil hingga hari ketujuh pencarian, pada Minggu 6 Desember 2020. Padahal Tim SAR telah melakukan berbagai upaya baik menggunakan pesawat, jalur laut dan darat.

“Hingga pencarian hari ketujuh, kita belum berhasil menemukan titik terang keberadaan korban. Berdasarkan pertimbangan teknis di lapangan dan hasil evaluasi tim SAR gabungan, maka pencarian dihentikan karena sudah tidak efektif,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram Nanang Sigit PH.

Ia mengatakan pencarian telah maksimal dilakukan melalui udara, penyisiran di perairan, sepanjang pesisir pantai, penyelaman, pemapelan hingga memperluas area pencarian. namun hingga seminggu pencarian, korban tidak kunjung ditemukan.

Selain Basarnas Mataram yang menerjunkan tim rescue Pos Siaga SAR Mandalika, potensi SAR lainnya yang ikut terlibat dalam pencarian korban adalah TNI, Polri, BPBD, Tagana, penyelam tradisional, nelayan, masyarakat setempat dan unsur lainnya.

Korban merupakan warga Dusun Gerupuk, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah yang dilaporkan hilang saat melaut di sekitar perairan pantai setempat sejak Minggu (30/11), dengan titik koordinat 08°57’55.61″S – 116°22’5.28″E.

Nelayan tersebut diduga tenggelam setelah perahu beserta mesin yang masih hidup miliknya ditemukan oleh nelayan dari Batu Nampar, Kabupaten Lombok Timur. Lokasi penemuan tidak jauh dari tempat biasa korban mencari gurita. (TN-red)

Related Articles

Back to top button