Penjambret Hand Phone asal Beleka Loteng, Babak Belur di Massa

Lombok Tengah, Talikanews.com– Terduga penjambret Hand Phone inisial AA (17) dan RA (22) asal Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur babak belur di massa dan terpaksa berurusan dengan Kepolisian, akhirnya mendekam di Penjara Polres Lombok Tengah.

Kedua pelaku ini ditangkap saat melakukan aksinya di Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Rabu 18 November pukul 18.00 wita.

“Dari dua pelaku ini, satu ditangkap anggota polisi, satu lagi ditangkap warga, sehingga babak belur dihajar. Saat ini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit,” ungkap Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP I Putu Agus Indra Permana, Kamis 19 November 2020.

AKP Indra menuturkan, peristiwa itu berawal saat korban Suci Ramadani (13) warga Desa Kawo Kecamatan Pujut pulang sekolah. Setiba di simpang tiga Batunyala, kedua pelaku mengambil Hand Phone korban yang ditaruh di bagasi depan sepeda motor, melihat kejadian, Suci teriaki Maling.

“Korban bersama warga mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah timur dan saat sampai Desa Kelebuh, pelaku terjatuh dari sepeda motornya,” ungkapnya.

Pelaku satunya lagi melarikan diri ke arah Desa Lelong, karena telah di hadang warga. Pelaku putar arah ke Desa Kelebuh dan melihat warga sudah banyak menghadang, ditambah Mobil patroli polisi yang telah siap menangkap pelaku.

“Pelaku menabrak mobil anggota, sehingga terjatuh dan pelaku AA ditangkap polisi. Sedangkan pelaku RE melarikan diri dan dikejar warga, sehingga dihakimi oleh warga yang geram dengan perbuatan pelaku,” tuturnya.

Selanjutnya, RE berhasil di amankan dari amukan warga dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis. “Pelaku dan barang bukti telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Mantan Kapolsek Jonggat itu juga mengatakan, dari hasil interogasi terhadap pelaku AA, mereka telah melakukan aksinya di Sembilan TKP. Sehingga petugas masih melakukan pengembangan dalam kasus tersebut.

Sementara itu, Korban mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, karena mengalami luka dibagian kaki dan dagu akibat di dorong pelaku dan terjatuh dari sepeda motornya.

“Korban di dorong oleh pelaku sehingga mengalami lula luka saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit,” tutupnya (TN-03).

Related Articles

Back to top button