Keluarga Besar Darul Muhajirin Praya Minta Polres Proses Pemilik akun Facebook Jordi Fikri

Lombok Tengah, Talikanews.com – Keluarga besar Pesantren Darul Muhajirin Praya, Lombok Tengah, minta Polisi Resort (Polres) Loteng proses pemilik akun Facebook Jodi Fikri karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap Almagfurlah Tuan Guru Haji, Muhammad Najmuddin Makmun, dengan menulis status yang kurang enak di baca.

Kekecewaan ratusan santri dan alumni Darul Muhajirin di luahkan saat mendatangi Polres, Sabtu 14 November 2020.

Ketua Majelis Ta’lim Muhajirin, Praya Barat Ustadz Muhammad Zaini, dalam orasinya menyampaikan kekecewaan kepada pemilik akun yang menuduh menuduh pendiri Darul Muhajirin dengan bahas tidak santun dan terkesan menghina.

“Kami kecewa dan sakit hati atas tuduhan pemilik akun medsos (Jordi Fikri) yang terkesan melecehakan nama baik guru kami,” tegas Muhamad Zaini.

Atas dasar itu, Zaini meminta aparat penegah hukum menangkap dan menghukum pemilik akun Facebook tersebut.

“Kami minta Polisi segera menangkap pemilik akun Facebook itu, jangan sampai kami dan masyarakat lainnya yang duluan bertindak,” kata dia

Sementara, Ustadz Bajuri Najamudin yang merupakan putra almarhum Tuang Guru Najamudin, meminta pihak penegak hukum berlaku adil dalam menangani perkara dugaan pelecehan ini.

“Kami kularga besar akan memaafkan pelaku tetapi proses hukum tetap berjalan,” imbuhnya.

Setalah berorasi, pengurus dan alumni ditemui Wakapolres Loteng, Kompol Ketut Tamiana dan berjanji akan segera memberikan kejelasan terhadap kasus ini dengan secepatnya.

“Sudah kita respon kasus ini, tadi malam terduga pemilik akun Facebook sudah dijemput dan sudah di amankan Polres Lombok Tengah. Nanti kita sampaikan perkembangan secara terbuka,” terang Wakapolres.

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Iputu Agus Indra Permana mengatakan, pihaknya telah bergerak cepat untuk mengatasi permasalahan itu, langsung menjemput pelaku untuk dilakukan pengamanan.

“Terduga pelaku pengunggah postingan sudah kami periksa,” tuturnya.

Seusai menggelar orasi para santri menutupnya dengan doa bersama yang di pimpin Tuan Guru Haji Usman Najamudin. (TN-03)

Related Articles

Back to top button