Polres Loteng Kerahkan 150 Personil Amankan Debat Cakada, Kodim Cek ProKes

Lombok Tengah, Talikanews.com – Polres Lombok Tengah kerahkan 150 personel untuk mengamankan debat terbuka calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2020-2025, tanggal 07 November 2020 di Hotel D-Max.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho,mengatakan, pengamanan ini melibatkan personil tersprin dalam Operasi Mantap Praja gabungan TNI-Polri.

“Personel telah menempati pos masing-masing. Mulai dari pintu masuk dan sekitar hotel serta di jalan raya untuk memastikan jalannya debat berlangsung aman, lancar dan sehat,” ungkapnya.

Polisi juga telah melakukan sterilisasi ruangan hingga di seputaran hotel D-Max untuk memastikan kegiatan benar- benar steril dan aman dari segala kemungkinan ancaman yang tidak terduga.

Pada saat pelaksanaan pengamanan tidak hanya tamu undangan, pasangan calon Bupati dan wakil bupati juga tidak luput dari pemeriksaan pihak kepolisian menggunakan metal detektor.

“KPU membatasi jumlah peserta yang hadir, hanya Paslon dan perwakilan tim sukses yang mengenakan id card diperbolehkan masuk lokasi untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,” kata AKBP Esty.

Kapolres berharap, seluruh rangkaian acara dalam rangkaian Pilkada tidak menjadi klaster baru penyebaran virus covid-19.

“Kami berharap mudah mudahan jagan ada klustur pilkada akibat covid ini,” terangnya

Disatu sisi, personel dari Kodim 1620/Loteng tinjau sekaligus cek penerapan protokol kesehatan bagi kandidat dan tamu undangan langsung dipantau Kepala Staf Kodim 1620/Loteng Mayor Infanteri Dian Aksmiyandita.

“Kami dari Kodim 1620/Loteng bersama Polres Loteng siap mengamankan kegiatan KPU serta memastikan ProKes,” ujarnya.

Kasdim memaparkan, sebanyak 115 personil Kodim 1620/Loteng bergabung dengan Polres Loteng yang di BKO ikut mengamankan jalannya kegiatan tahapan pesta demokrasi itu.

“Saya berharap seluruh pihak khususnya masyarakat Loteng untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini dengan harapan situasi kemananan tetap terjaga,” imbuhnya.

Selain itu Kasdim Loteng menghimbau bahwa meskipun kegiatan ini akan ditonton oleh masyarakat secara live baik televisi maupun media sosial namun kegiatan haruslah tetap mempedomani protokol kesehatan Covid 19.

Begitupun masyarakat yang mungkin dalam menyaksikan kegiatan ini baik di warkop maupun di cafe dan tempat umum lainnya agar tetap mematuhi disiplin adaptasi kebiasaan baru sesuai pedoman prokes covid 19.

“Tentu ini semua dihimbau agar tidak terjadi klaster Covid Pilkada sesuai harapan pemerintah,” jelasnya.

“Marilah kita bersama-sama menciptakan dan menjaga situasi keamanan di bumi Tatas Tuhu Trasna ini, khususnya saat ini dalam tahapan Pemilukada,” pungkasnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button