Dua Polisi di Bima Luka Serius saat Mengamankan Rumah Pembunuh Fandi Ardiansyah dari Amukan Masa

Kota Bima, Talikanews.com – Dua anggota Polisi Polres Kota Bima NTB, satu di antaranya Polisi Wanita (Polwan), harus rawat akibat terluka saat mengamankan rumah pembunuh Fandi Ardiansyah (23) oleh inisial IM (21).

Terlukanya dua anggota Polisi itu saat menjaga rumah IM (21) dari amukan keluarga almarhum Fandi Ardiansyah, yang ingin merusak rumah IM, pukul 10.34 Wita, Minggu 01 November 2020,

Terkait hal itu, Kapolres Kota Bima, AKBP Haryo Tejo Wicaksono menyampaikan, pasca prosesi pemakaman Fandi, keluarganya langsung mendatangi rumah IM dan merusaknya. Anggota Polsek dan personil Sat Sabhara yang mengetahui hal itu, menuju lokasi untuk menghalau aksi warga.

Kendati sudah diberikan pemahaman, aksi pelemparan tetap saja dilakukan. Hal itu membuat seorang anggota Polwan bernama AIPDA Sri Yeni dan seorang anggota Patmor Bripda M Heri Sanjaya terkena lemparan batu dan mengalami luka serius.

“Sri Yeni luka bocor di atas hidung dan dilarikan ke RSUD Bima. Sedangkan Heri Sanjaya luka robek di bagian kepala dan dilarikan ke Puskesmas Paruga,” tuturnya.

Haryo mengaku, situasi sudah aman, warga sudah kembali ke rumah masing-masing setelah diberikan pemahaman dengan baik oleh anggota di lapangan. Untuk memastikan tidak ada reaksi susulan dari keluarga korban, Personil sekarang sedang menjaga rumah IM.

Haryo mengimbau agar masyarakat tidak mengambil tindakan diluar aturan hukum, apalagi termakan isu sehingga terprovokasi.

“Percayakan pada polisi yang memproses kasus itu,” kata dia.

Haryo juga minta kepada keluarga korban untuk menyerahkan penanganan kasus ini ke Polisi. Terlebih, pelaku (IM) sudah ditangani aparat penegak hukum. (TN-red)

Related Articles

Back to top button