Bawaslu Loteng Periksa Sejumlah Kepala Dusun di Desa Mantang Terkait Netralitas Tipilu

Lombok Tengah, Talikanews.com – Badan Pengawas Pemililu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Tengah memanggil tiga orang perangkat Desa Mantang, dalam hal ini staf kewilayahan (Kepala Dusun) terkait dugaan tindakan pelanggaran pemilu.

Ketua Bawaslu Loteng, Abdul Hanan mengatakan, selain memeriksa sejumlah ASN yang di duga melangar kode etik pihaknya, tengah memanggil tiga Kepala Dusun Desa Mantang Kecamatan Batukeliang beserta pelapor atas dugaan tindak pelanggaran pemilu.

“Ia kemarin ada laporan yang di terima panwascam setempat terkait tiga Kepala Dusun Desa Mantang yang melakukan swapoto dengan mengacungkan jari yang di duga mendukung salah satu paslon,” ungkapnya, Senin 5 Oktober 2020.

Hanan menjelaskan, kepala dusun itu merupakan staf desa, jadi sudah jelas aturannya bahwa seluruh perangkat desa mulai dari staf kewilayahan dan kepala desa, tidak boleh berpolitik praktis.

“Untuk umemberikan pemahaman kepada perangkat desa dalam hal ini staf kewilayahan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait larangan berpolitik melalui panwascam setempa,” ujarnya

Kendati demikian Hanan menjelaskan kepala dusun itu boleh menerima undangan atau menerima kedatangan Paslon ke wilayahnya tetapi tidak boleh ikut mengkampanyekan paslon tersebut.

“Ia kalok sekedar menghadiri undangan dari Paslon itu boleh, tapi tidak boleh ikut kampanyekan Paslon tersebut,” ujar Hanan

Dengan bertambahnya tiga aduan itu, sejauh ini pihaknya tengah menangani sembilan perkara dugaan tindak pelanggaran pemilu (Tipilu) termasuk laporan tetang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpose dengan 4 jari itu.

“Sampai hari ini total dugaan pelanggaran Tipilu yang sedang di tangani Bawaslu sebanyak sembilan perkara yang mana perkara ASN sedang dipleno bersama Gakumdu,” tutup Hanan. (TN-03)

Related Articles

Back to top button