Diduga RSUD Praya Tolak Layani Pasien Pengidap Penyakit Sindrom Nephrotik

Lombok Tengah, Talikanews.com – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Praya mendapat cibiran dari berbagai elemen masyarakat karena diduga tolak melayani salah seorang pasien bernama Raehan, asal Desa Bonder Kecamatan Praya Barat yang mengidap penyakit Sindrom Nephrotik
Adanya dugaan penolakan Raehan (17) itu membuat Selamat Riadi alias Rebe angkat bicara. Kepada media ini, Rebe menyanyangkan sikap pihak Rumah Sakit terkesan tidak mau menerima pasien kalangan ekonomi rendah.
“Anehnya, pihak rumah sakit menyarankan pasien Raehan (17) juga merupakan anak yatim itu pulang disaat masih membutuhkan pelayanan. Sangat disayangkan sikap salah seorang dokter yang bertugas waktu itu dengan alasan demi keselamatan pasien, sementara pasien mau sekarat, itu kan gila namanya,” ungkap Rebe. Kamis 17 September 2020.
Menurut Rebe, kalaupun pihak Rumah Sakit tidak mau melayani, mestinya pasien diberikan rujukan ke rumah sakit lain demi keselamatan pasien.

“Ada kalimat yang saya garis bawahi yang di lontarkan pihak RSUD bahwa rumah sakit lagi tidak aman, demi kebaikan pasien, lebih baik pulang. Ini tidak baik dilontarkan oleh seorang pelayan kesehatan,” kata dia.
Oleh karenanya, dia meminta kepada petinggi rumah sakit supaya menegur bawahan yang tidak bertanggung jawab itu. Terlebih seorang dokter yang tidak boleh melanggar kode etik.
“Kemarin mereka sudah minta maaf bahkan sekarang sudah memberikan pelayanan sangat spesial dari pasien lain, tapi tidak akan menghilangkan perbuatan sebelumnya. Kalau saya lebih baik pecat kepala RSUD Praya,” tegas Rebe
Sementara itu, Direktur RSUD Praya dr. Muzakir Langkir membantah menolak pasien. Hanya saja, keluarga pasien salah persepsi atas penjelasan yang di sampaikan oleh dokter.
“Pasien masih dirawat di rumah sakit, bukan ditolak cuma keluarganya salah persepsi atas penjelasan dari dokter tentang kondisi pasien yang sedang di rawat, bukan di tolak,” tegas Langkir
Langkir juga menjelaskan pasien ini mengidap penyakit Sindrom Nephrotik atau gangguan ginjal dan hati.
“Ia pasien atas nama Raehan mengidap penyakit Sindrom Nephrotik. Saat ini masih dirawat di RSUD Praya,” tutup dr. Muzakir Langkir. (TN-03)





