Peringatan Hari Bhakti Adhiyaksa ke-60 Kejaksaan Negeri Loteng Jadikan Support Peningkatan Kinerja

Lombok Tengah, Talikanews.com – Memperingati Hari Bhakti Adhiyaksa ke-60 yang jatuh pada tanggal 22 Juli 2020, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah memperingatinya secara sederhana namun khidmat meski di tengah pandemi.

Ely Rachmawati Kepala Kejaksaan Negeri Loteng melalui Kepala Seksi Pidana Khusus, Agung Kunto Wicaksana mengatakan pada Hari Bhakti Adhiyaksa ke-60 ini pihaknya berharap momentum ini dapat dijadikan sebagai support untuk meningkatkan kinerja dalam penegakan hukum di Lombok Tengah sesuai dengan tema HBA tahun 2020 yakni “Bergerak dan Berkarya”.

“Kami berharap Kejaksaan Lombok Tengah mampu sebagai pengayom dan pelindung masyarakat agar semakin dipercaya oleh masyarakat dalam hal penegakan hukum yang sesuai dengan tema bergerak dan berkarya,” kata Agung Kunto Wicaksana didampingi Kasi Intel di ruang lobi Kejaksaan Negeri Loteng.

Menurut Agung, prestasi penegakan hukum tidak hanya dilihat dari banyaknya kasus yang ditangani, namun yang lebih penting adalah dapat mengembalikan kerugian negara. Karena semakin banyak uang negara yang diselamatkan maka dapat dimanfaatkan kembali oleh negara.

Selain itu lanjut Agung besaran pengembalian uang negara patut menjadi catatan prestasi untuk itu target ke depan, selain penyelesaian kasus pidana umum, di bidang pidana khusus juga terfokus pada pengembalian uang negara.

“Kita akui susah memang menyelamatkan uang negara tetapi kami berupaya semaksimal mungkin untuk memgedepakan Bagaimana keuangan negara ini bisa di selamatkan lalu kemudian dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Tak hanya itu menurut Agung, pihaknya fokus pada pendampingan ke Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa terhadap penggunaan anggaran, termasuk dalam tataran pelaksanaan mega proyek di Lombok Tengah seperti KEK Mandalika.

“Saat ini Kejari Loteng ikut serta berkontribusi mengawasi Mega proyek strategis nasional yakni kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika yang berada di desa Kuta,” terangnya.

Sementara Kasat Intel Kejari Loteng Catur Hidayat Putra menyampaikan sampai pertengahan tahun 2020 ini pihaknya sudah menerima aduan dari masyarakat sebanyak 18 aduan yang mana 17 laporan itu terkait pengelolaan dana desa dan 1 diantaranya merupakan laporan sekolah.

“Iya memang saat ini kami sudah menerima Laporan sebanyak 18 aduan yang mana 2 aduan itu sudah keluar Laporan Hasil Pemeriksaannya (LHP) sedangkan yang lainnya masih kita tunggu LHP yang di keluarkan pemerintah,” tutup Catur. (TN-03)

Related Articles

Back to top button