Sosial

Visabiliti Sangat Kecil, Gerhana Matahari di NTB Tidak Terlihat

Mataram, Talikanews.com – Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi menyampaikan, Gerhana Matahari yang sedianya akan melewati NTB pada Minggu 21 Juni 2020, ternyata tidak terlihat. Hal itu disebabkan Visibilitinya sangat kecil di angka 0.031 atau hanya sekitar 3 persen.

Kendati demikian, masyarakat tidak perlu kecewa, insya Allah Gerhana Matahari total akan terjadi tanggal 14 Desember mendatang. Hanya saja, belum dikroscek akan melewati daerah mana saja.

“Kita belum cek akan melewati daerah mana saja,” ungkapnya, Minggu 21 Juni 2020.

Ardhianto mengatakan, fenomena Gerhana Matahari berbetuk Cincin sedianya teramati sebagai gerhana matahari sebagian, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Awalnya gerhana yang teramati dari Nusa Tenggara Barat berupa Gerhana Matahari sebagian dengan magnitudo gerhana terentang antara 0,029 di Gerung hingga 0,068 di Bima. Namun, karena visibilitinya sangat kecil 0.031 atau hanya sekitar 3 persen maka, tidak bisa dilihat,” kata dia.

Berdasarkan data visibilitas GMC 21 Juni 2020 di Nusa Tenggara Barat. Secara umum awalnya, gerhana di Nusa Tenggara Barat akan dimulai pada pukul 15.59 Wita, puncak gerhana terjadi pada pukul 16.26 Wita, dan gerhana akan berakhir pada pukul 16.47 Wita.

“Durasi gerhana yang semestinya teramati di Nusa Tenggara Barat rata-rata adalah 0,78 jam atau 46,8 menit. Akan tetapi semua itu tidak terjadi akibat kecilnya visabiliti,” tutupnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button
Close