Permintaan Audiensi Tidak Direspon, Aliansi Mahasiswa UIN Mataram Ancam Aksi

Mataram, Talikanews.com – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Menggugat bersurat ke pihak Universitas untuk Audensi terkait permintaan keringanan pembebesan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Semester Genap tahun ini yang belum ditanggapi.
Akibat belum ada tanggapan surat yang dikirim tanggal 15 Juni 2020 untuk klarifikasi atas tuntutan mahasiswa untuk pemotongan biaya kuliah karena tidak menurunnya pendapatan keluarga selama Pandemi Covid-19. Aliansi Mahasiswa UIN Mataram ancam melakukan aksi besar-besaran.
“Sampai saat ini, belum ada respon dari pihak kampus. Padahal beberapa kali kami menanyakan kepada pihak Staf Umum Rektorat kampus sebagai penerima surat audensi itu, malah dijawab surat tersebut masih di Wakil Rektor 3,” ungkap Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa UIN Mataram Menggugat, Ferry Ardiansyah.
Ferry berharap, pihak kampus segera merespon surat permintaan audensi itu untuk membahas permasalahan yang sudah akut di kampus supaya bisa menemukan solusi.
“Kami masih menggunakan cara baik, mudahan ada respon pihak Kampus,” kata dia.
Lain halnya dengan pimpinan Serikat Perempuan Indonesia (SERUNI) Nur Hajaral Aswat. Dirinya menyayangkan sikap pihak Kampus seakan berbelit-belit menanggapi surat yang sudah dilayangkan pihak Aliansi.
“Situasi ini mengajarkan kita bahwa keadilan adalah sebuah kerumitan dan kesulitan. Kerumitan dan kesulitan akan pudar ditengah semangat yang intensif atau menggebu akan ketidakadilan,” ujar aktivis perempuan ini.
Oleh karenanya, dia menilai keadilan mendominasi akan ketidak adilan yang masih teramini di benak mereka.
Sementara itu, Rahmat Alfiandi Hidayat mengancam akan melakukan aksi besar-besaran dikampus apabila permintaannya tidak dipenuhi.
“Jika kampus tidak merespon seperti tuntutan. Saya siap mengerahkan anggota Forum yang berada di UIN Mataram untuk aksi di Kampus. Ini bentuk kebersamaan aliansi dan berjuang untuk ummat,” tegasnya.
Rahmat berharap, mahasiswa ikut berperan aktif dalam aksi nanti sehingga kampus memperhitungkan keberadaan dan tuntutan dari pihak Aliansi. Karena tujuan aksi ini murni untuk kepentingan bersama seluruh mahasiswa UIN Mataram.
Wakil Rektor 3 UIN Mataram dan Staf Umum Rektorat yang menerima surat tersebut, sampai berita ini diturunkan, belum memberikan klarifikasi. (TN-red)





