Dampak Covid-19, Aliansi Mahasiswa UIN Mataram Minta Nilai dan UKT Dibebaskan

Mataram, Talikanews.com – Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa UIN Mataram menuntut pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan nilai minimal B, di massa pandemi Covid-19.
Protes secara online itu digelar ratusan mahasiswa UIN Mataram itu lantaran pihak kampus belum memberikan kepastian terhadap nasib mahasiswanya.
Pasalnya, selama Pandemi ini berlangsung mahasiswa tidak bisa menikmati fasilitas yang seharusnya diterima dari pembayaran UKT (Uang Kuliah Tunggal) Semester Genap tahun ini.
“Akibat Pandemi Covid-19, kegiatan kampus tidak ada, itulah sebabnya kami minta UKT itu dibebaskan dan diberikan nilai minimal B,” ungkap Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa UIN Mataram, Ferry Ardiansyah.
Dia menegaskan, Mahasiswa mendesak kampus memberikan keringanan pembebesan UKT semester depan dengan alasan bahwa pembayaran UKT di bayarkan untuk biaya lansung dengan basis tatap muka, penggunaan fasilitas dan Praktek di laboratorium. Selain itu merosotnya ekonomi mahasiswa juga harus menjadi pertimbangan tersendiri.
Tidak hanya itu, mahasiswa menuntut pihak Kampus dan Fakultas memberikan nilai minimal B karena tidak efektifnya kuliah Daring, ini disasarkan hampir 90 persen Mahasiswa mengaku tidak paham terhadap materi yang disampaikan oleh Dosen selama kuliah online berlangsung.
Belum lagi tidak adanya subsidi Kouta yang di berikan oleh kampus dan banyak mahasiswa yang kesusahan mencari sinyal karna berasal dari kampung yang terpencil.
“Kami berharap semua tuntutan kami bisa diterima oleh pihak kampus karena, kami yakin bahwa perubahan adalah karya berjuta-juta masa. Aliansi ini terbentuk atas dasar keresahan dari kalangan mahasiswa ditengah ekonomi keluarga kita merosot” kata dia.
Menurut Ferry, pihak Kemenag ataupun kampus harus punya kepekaan dalam merespons tuntutan mahasiswa. Sehingga kebijakan yang di hasilkan dapat meringankan beban mahasiswa yang kesulitan perekonomiannya karena terdampak penyebaran Virus Covid-19 yang masih mewabah di Nusa Tenggara Barat. (TN-red)





