Gubernur NTB Sambangi Kondisi Jemaah Ahmadiyah di Transito, Saya Pemimpin Semua Pihak

Mataram, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah sambangi Jemaah Ahmadiyah yang berada di Transito Mataram, untuk melihat kondisi kehidupan mereka, Sabtu (09/05).

Kedatangan Dr Zul itu, didampingi Kasat Pol PP dan Kepala Dinas Sosial dengan membawa bantuan Sembako JPS Gemilang, disambut baik perwakilan jemaat yakni Syahidin langsung berdialog.

Syahidin mengatakan, sangat bersyukur pak Gubernur berkenan datang untuk melihat suka cita Jemaah Ahmadiyah. “Baru Pak Gubernur yang mendatangi kami langsung dalam 10 tahun terkhir,” ungkapnya.

Mendengar hal itu, Gubernur Dr Zul menyampaikan kedatangannya semata-mata
mau melihat dari dekat kondisi masyarakatnya, karena sebagai pemimpin adalah pemimpin semua pihak, tidak memandang suku, agama dan kepentingan.

Gubernur juga keliling dari kamar ke kamar melihat kondisi. Ketika melihat kamar-kamar tempat tinggal jemaah, langsung meminta kepala dinas sosial untuk mengatensinya bertujuan agar mereka lebih nyaman.

“Saya datang sebagai pemimpin semua golongan atau pihak, tidak memandang suku, agama, dan kepentingan,” kata dia.

Disatu sisi, Kasat Pol PP Provinsi NTB, Tri Budi Prayitno menegaskan, kedatangan Gunernur ke Jemaah Ahmadiyah itu untuk silaturahim sebagai pemimpin daerah. Ada salah satu point speech pak Gubernur yang sungguh luar biasa yakni sebagai pemimpin semua golongan/pihak, tidak memandang suku, agama, dan kepentingan.

Tri Budi menegaskan, kedatangan Gunernur itu juga untuk memberikan bantuan paket Sembako kepada jemaah Ahmadiyah, dimana masing-masing kepala keluarga (KK) mendapatkan 2 paket sembako JPS Gemilang.

“Tadi itu, Gubernur sempatkan diri berdialog dengan jemaah Ahmadiyah dan meninjau lingkungan tempat tinggalnya. Karena sebanyak 35 KK dengan jumlah 121 jiwa jemaah Ahmadiyah itu disana,” cetusnya.

Dia mengingatkan bahwa, wabah Covid-19 masih berlangsung, sehingga diperlukan kedisiplinan dan kesadaran kolektif untuk mentaati protokol kesehatan agar segera mengakhirinya.

“Anda harus menjadi patriot bagi diri sendiri dan keluarga serta menjadi pahlawan kemanusiaan bila berhasil melindungi sesama,” tutupnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button