Hukum & Kriminal

Kakanwil Kemenkumham NTB minta Polisi dan BNN Jalin Koordinasi

Lombok Tengah, Taikanews.com – Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi NTB, Andi Dahrif Rafied meminta kepada aparat Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional lakukan koordinasi cegah maraknya pengguna narkoba.

Hal itu dikatakannya karena, terjadi over kapasitas seperti di Rutan Praya, Lombok Tengah. Dimana, kapasitas sebenarnya 98 orang, fakta saat ini diisi sebanyak 300 orang.

“Penghuni Lapas Praya di dominasi kasus penyalah gunaan narkoba. Oleh karena itu, koordinasi harus dijalin dengan baik antara pihak kepolisian dan BNN,” ungkapnya sertijab dan pisah sambut Karutan Kelas II B Praya, Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas II B Loteng, dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Terbuka (LPT) kelas II B Loteng di Aula Kantor Rutan kelas II B Praya, Senin (20/01).

Dihadapan Kapolres, Kajari Loteng. Andi Dahrif mengaku prihatin atas kondisi saat ini. Dia juga menyinggung soal mutasi ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja.

Dengan demikian, Andi Dahrif berpesan kepada Kepala Rutan Praya supaya memikirkan kondisi Rutan yang over kapasitas.

“Dengan mutasi ini di harapkan sinergitas harus dibuka selebar guna mecegah masyarakat dalam penyalah gunaan narkoba,” kata dia.

Terkait hal itu, Kepala Rutan Praya, Jumasih mengajak semua elemen masyarakat, Kemenkumham, Polri, Kejaksaan, serta Forkopinda untuk bersinergi membangun Rutan Praya ke arah lebih baik dan bersama-sama membina warga Rutan.

“Mari bersinergi bersama sama semoga Rutan Praya bisa melakukan bimbingan yang lebih baik. Mohon arahan dari Kanwil agar kami bisa menjalankan tugas ini dengan sebaiknya,” ujarnya.

Mantan Kepala Rutan kelas II B Praya, Anak Agung Gede Ngurah Putra, berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu keamanan. Sejauh ini kondisi Rutan Praya cukup aman. Terbukti, para nara pidana tidak ada yang kabur dan tidak ada terjadi percecokan di dalam rutan.

Baca juga:  Polisi Sumbawa Barat Kembali Ciduk Dua Pengedar Sabu-Sabu

“Tanpa dukungan, kami tidak bisa berbuat banyak. Warga binaan tidak ada yang melakukan pelarian, mudahan dengan Kepala Rutan baru semakin aman,” tutupnya(TN-03)

Related Articles

Back to top button