Hukum & Kriminal

Peredaran Narkoba di NTB Meningkat Capai 70 Persen

Mataram, Talikanews.com – Peredaran Narkoba di wilayah hukum Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat makin meningkat. Hal itu terlihat sebanyak 768 kasus narkoba yang ditangani saat ini mengalami kenaikan sebanyak 25 kasus dibanding dengan tahun 2018 sebanyak 745 kasus.

Kalau dilihat dari jumlah tersangka tembus diangka 827 orang atau, sebanyak 70 persen dari total Nara Pidana yang ada di Lapas merupakan kasus Narkoba, sehingga bisa dikatakan NTB Darurat Narkoba.

“Bisa dibilang NTB ini darurat narkoba,” ungkap Kapolda NTB, Irjen Pol Nana Sudjana, Jumat (27/12) saat rilis akhir tahun 2019 di ruang Rupatama Mapolda NTB bersama sejumlah pejabat utama.

Baca juga :  Kasat Narkoba Polres Loteng Sayangkan Sikap BNNP NTB terkait Operasi tanpa Koordinasi

Kapolda Metro Jaya yang sebentar lagi Sertijab ini menjelaskan, bahwa peningkatan jumlah kasus narkoba yang terjadi di NTB dipengaruhi oleh meningkatnya kegiatan kepolisian dalam pengungkapan kasus.

“Kasus (narkoba 2018) berhasil diselesaikan. Begitu juga dengan tahun 2019, sebanyak 678 kasus kita tangani,” kata dia.

Dia memerintahkan semua anggota khususnya Ditresnarkoba untuk memaksimalkan upaya-upaya pencegahan dan pembinaan. “Tentunya penindakan untuk memberikan efek jera,” tegasnya.

Selain itu, khusus untuk para oknum anggota Polri yang berada di jajaran Polda NTB yang kedapatan membekingi narkoba, pihaknya menegaskan tidak segan-segan memecatnya.

Baca juga :  TKI Non Prosedural Asal NTB Dipulangkan

“Jadi saya menegaskan untuk memecat, PTDH (pemecatan dengan tidak hormat) gitu ya,” tegasnya.

Untuk diketahui, barang bukti narkotika berbagai jenis yang berhasil di sepanjang 2019 di antaranya, Shabu 5.745,80 gram, ganja 11.551,42 gram dengan 30 batang serta 13 pot, ekstasi 137,5 butir, kosmetik 1.128 bungkus, Masrom 11.249,42 gram, obat daftar 20.774 butir dan miras 7.807 botol. (TN-red)

Related Articles

Back to top button
Close