Hukum & Kriminal

Polres Loteng Beberkan Hasil Operasi Antik Gatarin 2019

Lombok Tengah, Talikanews.com – Polisi Resort Loteng beberkan hasil operasi Antik Gatarin 2019 selama beberapa pekan.

Dimana, telah mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 147,65 gram dan 450 Botol Miras berbagai jenis dan merek yang dijual tanpa Izin resmi di beberapa lokasi.

Kapolres Lombok Tengah AKBP. Budi Sanstosa mengatakan selama operasi Antik Gatarin digelar. Polres melalui Satresnarkoba berhasil mengungkap 10 kasus peredaran serta penyalahgunaan narkoba di tambah 1 pengungkapan pengedar narkoba sebelum operasi Antik Gatarin dimulai dan 11 tersangka penjual minuman keras (Miras) berbagai merek yang tidak di lengkapi izin resmi.

Untuk 11 kasus peredaran, penyalah gunaan narkoba dan 11 tersangka pengedar miras tampa izin yang sudah di ungkap itu, Polres Loteng berhasil mengamankan narkoba jenis sabu sebesar 147,65 gram dan 450 botol minuman keras berbagai merek.

“Ia kami tidak pandang bulu siapapun itu ketika sudah melawan hukum akan kami tindak tegas baik ketika Operasi Antik Gatarin maupun di luar itu lebih-lebih ini berkaitan dengan narkoba,” ungkapnya di Mapolres Loteng, Selasa (2/12).

Terhadap 11 Orang yang diamankan itu statusnya sudah ditetapkan sebagai Pengedar Sabu, dan hasil penyidikan, ke 11 orang tersangka merupakan pengedar sabu dengan jaringan lintas Kabupaten Kota di Provinsi NTB.

“11 tersangka ini jaringan lingkup Provinsi NTB tapi sasaran kita terus tertuju ke bandar dan pengedarnya,” kata dia.

Dia mengaku, peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Lombok Tengah mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Artinya semakin bertambah dan itu terlihat dari barang bukti yang diamankan polisi.

“Kita tidak pungkiri bahwa setiap tahunya ada peningkatan, kalau pun begitu kami bersama tim akan terus bekerja lebih keras lagi untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Loteng,” ujar Santosa

Pengungkapan kasus-kasus ini tidak lepas dari peran serta masyarakat yang telah memberikan informasi.

“Saya berharap kedepan kepada masyarakat agar lebih banyak lagi memberikan informasi informasi terkait hal seperti ini agar kita segera tindak,”cetusnya.

Disatu sisi, Kasat Resnarkoba Polres Loteng AKP. Dhafid Shiddiq menambahkan, hasil operasi antik gatarin berada pada peringkat pertama dengan Polresta Mataram. Hanya saja, Polres Loteng lebih unggul dari jumlah barang bukti (BB).

“Kalau dari kasus pengungkapan sama dengan Polresta Mataram tapi, dari BB, Loteng masih unggul,” pungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button