Sosial

NW Ancam Duduki Kanwil Kemenkumham NTB

Mataram, Talikanews.com – Belum adanya titik terang dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia NTB terhadap aksi meminta pihak Kemenkumham mencabut SK Menkumham Nomor AHU-0000810.AH.01.08. Tahun 2019 tertanggal 10 September 2019 yang memuat nama Muhammad Zainul Majdi sebagai Ketua Umum Dewan Tanfiziyah (Ketua Umum PBNW). Membuat Ribuan massa Nahdatul Wathan ancam bertahan bahkan menginap di Kanwil Kemenkumham NTB.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Wathan, L Gede Muhammad Fatihin ancam bahwa Ribuan massa akan tetap bertahan bahkan menginap di Kanwil Kemenkumham jika pihak Kemenkumham tidak segera cabut SK memuat nama Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) dicabut sebagai Ketua Umum PBNW.

“Jangan sampai mundur, apalagi pindah dari tempat duduk saat ini. Yang terpenting, kita lakukan aksi ini dengan aman dan damai. Jika Kemenkumham tidak mau keluarkan keputusan cabut SK memuat nama TGB itu, maka tetap harus bertahan,” ungkapnya di depan Kanwil Kemenkumham NTB, Rabu (18/9).

Dia menegaskan, akan tetap menunggu pembatalan SK itu yang memuat nama TGB sebagai Ketua Umum Dewan Tanfiziyah (Ketua Umum PBNW). Padahal, sebelumnya NW pimpinan TGB telah dibatalkan sebagai badan hukum oleh Kemenkumham sendiri melalui Nomor: AHU-26.AH.01.08 tahun 2016 lalu. Terlebih lagi, sudah ada Putusan Mahkamah Agung Nomor: 2800 K/Pdt/2018 tanggal 14 November 2018 yang telah berkekuatan hukum tetap.

Padahal lanjutnya, putusan MA pada tanggal 7 April 2016 yang telah berkekuatan hukum tetap telah membatalkan Keputusan Menkumham Nomor: AHU-00297.60.10.2014 tentang Pengurus dan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Wathan, dimana di dalam susunan organisasi Ketua Umum dijabat oleh TGB Majdi.

Disatu sisi, jauh sebelumnya ada surat keputusan Kemenkumham nomor AHU-26.AH.01.08 tahun 2016 tentang perkumpulan Nahdatul Wathan yang sah dibawah kepemimpinan Hj Sitti Raihanun Zainuddin Abdul Majid.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kemenkumham dengan NW sedang bernegosiasi mencari jalan keluar di Aula Kawil Kemenkumham. (TN-04)

Related Articles

Back to top button