Hukum & Kriminal

Mahasiswa NTB Desak Kapolri Copot Kapolda NTB dan Kapolres

Jakarta, Talikanews.com – Puluhan mahasiswa asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang ada di Jakarta, mengggelar aksi di depan kantor DPR RI Senayan Jakarta, mendesak supaya Kepala Kepolisian Republik Indonesia copot Kapolda NTB dan Kapolres Lombok Timur.

Ketua PKC PMII DKI Jakarta, Daud Gerung menyampaikan, langkah ini dilakukan atas keprihatinan terhadap almarhum Zainal Abidin meninggal dunia diduga karena dikeroyok oknum Satuan Lalu Lintas Polres Lotim, pada Kamis 5 September 2019 kemarin.

Dia menyampaikan, polisi merupakan lembaga pengayom dan pelindung masyarakat. Namun, kali ini, kembali tercoreng atas tindakan kriminal yang dilakukan oleh sejumlah oknum aparat Kepolisian Polres Lombok Timur.

Dimana, Zainal Abidin warga Lombok Timur meninggal dunia diduga karena telah dikeroyok dan dianiaya oleh sejumlah oknum Polres Lombok Timur hanya karena masalah sepele yakni pelanggaran lalu lintas, tidak menggunakan helm.

Usai di tilang, Zainal Abidin yang datang ke Polres Lombok Timur hendak menanyakan keberadaan motornya di Lantas Lombok Timur. Akan tetapi saat itu, diduga salah tanggap sehingga akhirnya korban diduga dikeroyok dan di aniyaya sampai merenggut nyawa korban.

“Tidak ada kata pembenaran menghilangkan nyawa seseorang, apalagi tindakan tersebut diduga dilakukan oleh oknum aparat kepolisian. Sangat disayangkan sekali,” ungkapnya Selasa (10/9).

Adanya kasus dugaan pembunuhan itu berarti Kapolda NTB dan Kapolres Lombok Timur telah gagal dalam menertibkan anak buahnya. Mereka gagal dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepala Kepolisian di NTB sehingga perlu ada evaluasi.

“Banyak hal yang kurang terbuka, lihat saja kasus hilangnya Dr. Mawardi sejak 3 tahun lalu, sampai sekarang juga belum berhasil ditemukan. Kami janji akan kembali gelar aksi pada Jumat mendatang di Mabes Polri,” katanya.

Sahrul MS Ketua IKMA NTB Jakarta dalam orasinya menyampaikan Mahasiswa NTB mengecam keras dugaan pengeroyokan sampai menghilangkan nyawa seseorang.

“Kami meminta kepada Kapolri untuk mencopot Kapolda NTB dan Kapolres Lombok Timur karena kami menilai mereka telah gagal dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung masyarakat NTB,” tegas dia.

Dalam kesempatan yang sama Ihwan Aman Mahasiswa asal Lombok Timur yang kuliah di Jakarta meminta agar oknum penganiyaan terhadap Zainal Abidin segera ditindak tegas.

“Jika tuntutan kami ini tidak didengarkan, maka kami akan menggelar aksi lanjutan mengajak seluruh masyarakat dan mahasiswa NTB di Jakarta mendesak Kapolri untuk mengevaluasi dan mencopot Kapolda NTB dan Kapolres Lombok Timur,” tutupnya. (TN-04)

Related Articles

Back to top button