
Lombok Tengah, Talikanews.com – Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT menegaskan supaya masyarakat tidak menghalangi proses penutupan juga pemindahan pasar hewan Batunyala, Praya Tengah ke Barabali Batukliang.
“Biarkan saja masyarakat aksi untuk sempaikan keinginan. Tapi, pemerintah daerah tetap akan memindahkan operasional pasar Batunyala ke Barabali,” ungkapnya Jumat (9/8).
Suhaili tak bergeming dengan ancaman masyarakat, malah siap hadapi siapapun yang menghalangi pemindahan itu.
“Jika ada yang menghalangi ya kita lawan,” kata dia.
Politisi Golkar itu mengaku, pemindah itu bukan keinginan dari Bupati semata melainkan keputusan dan pertimbangan pemerintah daerah. Tidak ada yang subyektifitas atau tendensi apapun namun niatnya menata lebih baik kedepan.
“Kan zonanya sudah jelas sesuai karakter masing masing. Misal, Zona Selatan merupakan kawasan pariwisata. Zona utara masuk juga wilayah Batunyala akan dikembangkan Agro maka sebagai penunjang dibangun pasar seperti Kopang dan Barabali akan dijadikan pasar Agri secara luas maka digabunglah dengan perternakan,” papar dia.
Dijelaskan Suhaili, Desa Batunyala akan ditata karena masuk Kota Praya. Sehingga tidak layak kalau ada pasar yang mengganggu laju lalu lintas dan terkesan kumuh.
“Iya harus kita tegas, kalau ikuti selera masing-masing, jelas tidak akan ada pembangunan. Malah kita fasilitasi kepentingan mereka,” tegasnya.
Menurut Suhaili, lokasi eks pasar hewan itu nantinya akan dibuat perumahan bersubsidi untuk masyarakat. Dengan adanya perumahan itu maka lebih ramai sehingga nanti masyarakat bisa berjualan disana.
“Intinya hari Sabtu (hari ini, red) nanti harus ditutup, kalau ada yang melawan, maka berhadapan dengan saya,” tutupnya.(TN-04)