Hukum & Kriminal

Peredaran Narkoba Merambah ke Dusun-dusun, Polisi Diminta Lebih Agresif

Lombok Tengah, Talikanews.com – Maraknya kasus narkoba yang merajalela di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) mendapat tanggapan dari beberapa Kepala Desa (Kades), bahkan saat ini kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba sudah merambah hingga ke pelosok dusun.

“Ini yang sangat kita sayangkan dan juga barang haram ini sudah menyasar dan menjadi trend di tengah masyarakat ibaratnya kalau gak nyabu gak gaul jadi kita khawatir,” kata Kades Tanak Awu, Lalu Wisnu Wardana kepada wartawan, Selasa (16/07)

Dalam hal ini, ia meminta peran dan kinerja pihak terkait, khususnya aparat kepolisian lebih agresif lagi untuk melakukan penjagaan serta penyuluhan guna menuntaskan penyebaran narkoba tersebut.

“Yang kita lihat saat ini, sebagian tersangka hanya pemain baru. Nah, untuk bandar selaku dalang dari semua ini kemana itu perlu di pertanyakan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia meminta semua pihak untuk ikut andil dalam memerangi peredaran narkoba tersebut, bahkan pihak kepolisian juga lebih intens lagi dalam melakukan pengembangan kasus. Hal ini bertujuan agar bandar-bandar besar yang meresahkan masyarakat juga bisa dituntaskan.

“Kalau memang akar persoalan ini sudah diamankan, gak mungkin akan terus-terusan menjamur di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Menurutnya, Desa Tanak Awu merupakan gerbang utama pariwisata. Ditambah lagi dengan keberadaan Lombok Internasional Airport (LIA) yang menjadi tempat keluar masuknya pelaku wisata, baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara. Oleh karenanya, pengawasan dan penjagaan harus lebih ditingkatkan lagi. Jangan sampai LIA nantinya dijadikan jalur alternative peredaran narkoba.

“Bye pass bandara ini rawan dijadikan tempat transaksi maupun lokasi penangkapan. Takutnya nanti ini merambah juga ke desa kami,” keluhnya.

Senada dengan itu, Kades Katara, Lalu Buntaran juga meminta agar pihak kepolisian jangan tanggung-tanggung untuk bertindak. Terlebih lagi, narkoba merupakan perusak generasi penerus yang memang harus dituntaskan.

“Kita berharap pihak kepolisian serius dalam menumpas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya saya dukung itu,” tegasnya.

Ia juga mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Loteng segera membangun Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) guna mengantisipasi bertambahnya masyarakat yang menjadi korban maupun pelaku pengedar.

“Kami sangat mendukung jika Pemda membangun BNNK karena ini juga langkah yang tepat dalam menyelamatkan masyarakat,” terangnya.

Namun ia mengaku, Pemerintah Desa (Pemdes) Ketara sudah melakukan sosialisasi bersama kepolisian di tengah masyarakat terkait bahaya penggunaan narkoba bahkan beberapa warganya yang dulu sebagai pecandu berhasil move on dari barang tersebut.

“Berkat penyuluhan yang pernah di lakukan pemdes yang bekerja sama dengan Polres Loteng tentang bahayanya narkoba dan alhamdulillah kini warga saya yang dulunya pecandu bisa move on dan beralih profesi menjadi pedagang dengan membuka usaha lain,” tutup Lalu Buntaran Kades Ketara.(TN-03)

Related Articles

Back to top button