1 Ons Shabu Seharga Rp 91 Juta Dalam Waktu Dua Hari

Foto: Konferensi pers, Kapolres Dompu AKBP Erwin Suwondo, SIK, MIK di Mapolres Dompu

Dompu, Talikanews.com – Upaya Kepolisian Resor (Polres) Dompu, dalam memerangi peredaran dan bisnis barang haram seperti Sabu di wilayah hukumnya terus digencarkan. Terakhir, mereka berhasil menangkap dua orang laki-laki inisial ZT (33) asal Kabupaten Lombok Timur dan BP (35) asal Kelurahan Bada Dompu.

Keduanya kedapatan membawa dan memiliki narkoba jenis shabu-shabu, Selasa (9/10) lalu, di Kelurahan Bada. Saat penangkapan kedua orang yang diduga kurir ini sedang asyik pesta sabu di rumah ZT. Dari mereka kedunya diamankan, sejumlah barang bukti (BB) berupa dua buah plastik klip besar transparan yang diduga berisi Narkoba jenis shabu-shabu seberat kotor 23.33 Gram, dan uang senilai Rp 91 juta.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan penyidik. Uang tunai senilai Rp 91 juta tersebut, merupakan hasil penjualan narkoba satu (1) Ons yang rata-rata dijual dan dibeli oleh kalangan remaja Kabupaten Dompu.

“Uang tunai ini semuanya hasil penjualan. Semuanya, terjual di Dompu dalam kurun waktu sehari dua hari,” ungkap Kapolres Dompu, AKBP Erwin Suwondo SIK, MIK, saat konferensi pers di Mapolres Dompu, Kamis (11/10) kemarin.

Dia mengatakan, angka peredaran barang haram tersebut di Dompu cukup tinggi. Bayangkan, dalam kurun waktu terkahir sebanyak 26 kasus Narkoba yang berhasil diungkap. Untuk itu, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat Dompu untuk bersama-sama memerangi perderaan narkoba dengan memberikan informasi kepada pihak Kepolisian jika melihat dan mengetahui adanya seseorang yang menyimpan dan memiliki Narkoba.

“Hasil penyelidikan, ZT ini merupakan kurir dari Lombok Timur yang mengedarkan Narkoba di Dompu,” bebernya.

Aibat perbuatan tersebut, keduanya kini trancaman pasal yang akan dikenakan pada kedua pelaku tersebut adalah, pasal 114 ayat 1, pasal 112 ayat 1, dan pasal 171 ayat 1(a), dengan maksimal penjara 20 tahun. (TN-05)

Related Articles

Back to top button