Dewan NTB Ingatkan Presiden Akan Janji Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Lombok

Foto: Anggota Komisi V DPRD NTB, Hj Suryahartin

Mataram, Talikanews.com – Salah seorang Anggota Komisi V DPRD NTB, Hj Suryahartin kembali mengingatkan pemerintah pusat agar segera merealisasikan terkait bantuan yang telah dijanjikan kepada korban gempa di NTB.

Adapun janji pemerintah dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo antara lain, soal dana rehabilitasi dan rekonstruksi bagi masyarakat yang nominal bervariasi sesuai tingkat kerusakan rumah masyarakat korban gempa bumi di Lombok-Sumbawa (NTB).

Dia mengatakan, hal itu diungkapkan karena banyaknya isu merebak terkait bantuan yang belum direalisasikan. Selain itu, proses pencairan sangat rumit.

“Jangan dipersulit masyarakat, kasihan mereka. Jangan tambah kesusahan mereka. Seharusnya pemerintah lebih memudahkan proses penyaluran (bantuan),”ungkapnya, Senin (1/10).

Politisi NasDem juga menyoroti berbagai persoalan lainnya yang masih menjadi tanda tanya. Contohn terkait data penerima bantuan yang belum sempurna mengacu pada tingkat kerusakan rumah. Dimana, kerusakan berat masuk kare rusak ringan malah rusak sedang.

Hal ini menurutnya, perlu diwaspadai sehingga tidak menimbulkan persoalan baru dikemudian harinya. Untuk itu pemerintah diharapkan lebih fokus dalam mendata tiap rumah warga yang mengalami kerusakan. Adapun hal lain yang disorotinya yakni terkait persoalan musim hujan dan mulai maraknya penyakit menyerang para korban terdampak di lokasi pengungsian.

Ia berharap, pemerintah segera bersikap dalam menangani sejumlah persoalan tersebut.

“Musim penghujan sebentar lagi tiba, pemerintah harus segera mendirikan hunian sementara (Huntara) bagi saudara/i kita,” tuturnya.

Selain itu, perhatian pemerintah pusat jangan sampai kendor dengan kondisi NTB, apalagi dengan adanya persoalan bencana baru yang melanda Palu dan Donggala Sukses Tengah. Sehingga diharapkan peran pemerintah harus berlaku adil tanpa mengabaikan daerah terdampak lainnya termasuk NTB sendiri.

“Pemerintah harus adil, jangan sampai dengan adanya kejadian di Palu dan Donggala perhatian ke kita (NTB) jadi berkurang. Intinya harus diperlakukan sama dan fokus tanpa mengabaikan daerah terdampak lainnya,” tegas dia. (TN-04)

Related Articles

Back to top button