Hukum & Kriminal

HUT RI ke-73, Sekda Loteng : Warga Binaan Juga Harus Merdeka

Lombok Tengah Talikanews.com – Memperingati hari jadi Indonesia yang ke 73 memang hal yang paling ditunggu-tunggu masyarakat di seluruh pelosok negeri. Terutama bagi para Warga binaan di rumah tahanan kelas 2B Praya Lombok Tengah.

Dimana, HUT RI ke-73 kali ini merupakan hari dan tahun kebahagiaan bagi 243 warga binaan atau kerap disebut Narapidana. Bagaimana tidak, mereka mendapat remisi kata lain pengurangan hukuman dan empat orang diantaranya langsung dibebaskan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah HM Nursiah selaku inspektur upacara di dalam Lapas membacakan sambutan dari Direktur Jendral pemasyarakatan bahwa, gelora semangat dalam mengisi kemerdekaan tentunya harus menjadi milik segenap lapisan masyarakat tak terkecuali bagi warga binaan pemasyarakatan.

“Kemerdekaan ini milik semua masyarakat di NKRI, gelora dan semangat dalam mengisi kemerdekaan juga milik segenap lapisan masyarakat tak terkecuali bagi warga binaan pemasyarakatan. Mereka juga memiliki hak merdeka kata lain adalah mendapatkan pengurangan hukuman,” kata dia.

Selain itu Nursiah juga menegaskan Meski dari segi hukum, mereka dirampas kemerdekaannya namun itu hanyalah kemerdekaan fisik semata karena sesungguhnya mereka juga ikut merayakan kemerdekaan untuk terus berkarya.

“Kalaupun dalam proses pembinaan, tapi warga binaan masih bisa berkarya, bisa merdeka kalaupun kemerdekaan fisik dirampas. Namun mereka juga ikut merayakan kemerdekaan itu,” ujarnya.

Selain itu dalam upacara itu Sekda Lombok tengah langsung memberikan surat keputusan remisi dari Direktur Jendral pemasyarakatan kepada perwakilan narapidana yang mendapatkan remisi.

“Jadikan remisi ini sebuah penghormatan dan penghargaan. Karena pemerintah memberikan kemerdekaan bagi warga binaan bertujuan bisa berkarya lebih baik, ” tutupnya. (TN-02)

Related Articles

Back to top button