Spanduk Rindu dr Mawardi Kembali Bertebaran

Mataram, Talikanews.com – Spanduk mantan Direktur RSUP NTB, dr Mawardi Hamry bertulisan ‘kami rindu dr Mawardi’ kembali bertebaran di beberapa titik di Kota Mataram.

Hingga saat, tidak ada satu orang pun yang mengetahui keberadaan dr Mawardi yang menghilang entah kemana sejak 23 Maret 2016 lalu. Termasuk, aparat kepolisian Polda NTB, malah sudah menghentikan penyelidikan. Dengan demikian, tepat dua tahun dr Mawardi menghilang atau sengaja menghilangkan diri.

Pemasangan spanduk tersebut bentuk inginnya masyarakat mengetahui dimana mantan Direktur RSUP NTB berada.

Salah satu Lembaga yang santar ingin mengetahui keberadaan dr Mawardi yakni, Nusa Tenggara Development Institute (NDI). NDI semenjak hilangnya Mawardi selalu konsisten dalam mendesak aparat kepolisian dalam menemukan Mawardi.

“Kemarin malam mulai dipasang. Baru seputar Mataram saja, seperti di Perempatan BI (Bank Indonesia), Bundaran Eks. Bandara, depan Unram, depan Polda, Taman Adipura Ampenan, Udayana, Bundaran Jempong, Gomong. Rencana nanti malam di Patung Sapi Gerung (Giri Menang),” ujar Direktur NDI, Abdul Majid, melalui sambungan telepon, Senin (9/4).

Majid mengaku, pemasangan spanduk tersebut tidak ada muatan politis. Melainkan murni terkait kemanusiaan.

“Saya ini dari 2016 sudah suarakan hilangnya Mawardi. Tidak ada hubungan politik, ini murni kemanusiaan. Kita sangat perihatin dengan hilangnya (Mawardi), kemudian seolah-olah kepolisian adem ayem saja, pihak Pemprov tidak terdengar suaranya, penyelidikan dihentikan, terus saya dapat info laporan yang disampaikan pihak keluarga sudah dicabut,” kata dia.

Tak peduli Mawardi dicari atau tidak oleh pihak keluarga, NDI sendiri berpatok hilangnya Mawardi merupakan masalah kemanusiaan yang perlu diselesaikan dan ditemukan segera mungkin.

“Warga negara adalah tanggung jawab negara. Negara bertanggungjawab melindunginya. Apalagi saat hilang dr Mawardi masih menjabat Kepala RSUP, jadi dia pejabat negara tulen,” paparnya.

Sebelumnya pada September 2017 lalu, NDI juga pernah melaporkan hilangnya Mawardi pada Komnas HAM dan Mabes Polri. Bahkan Mabes Polri berjanji akan membentuk tim untuk diterjunkan ke NTB menemukan keberadaan Mawardi, namun hingga saat ini belum terealisasikan.

“Semenatra Komnas HAM dulu saya dipanggil tapi belum ada tindaklanjut,” ucapnya.

Dalam waktu dekat ini NDI akan menggelar aksi untuk memberikan dukungan pada kepolisian agar segera mencari keberadaan dr Mawardi.

“Langkah ini bentuk kemanusiaan saja, tidak ada muatan apapun,” tutupny. (TN-04)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button