Mark: Gedung Utama Dikbud NTB Berbahaya

Mataram, Talikanews.com – Kepala Management Kebencanaan Pemerintah Australia, Mark Reilly telah melakukan Assesment terhadap gedung utama perkantoran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB yang rusak akibat guncangan gempabumi beberapa waktu lalu.
Hasil penilitian dan kajian ahli kebencanaan negara Kanguru itu menyebutkan bahwa, gedung tersebut masuk kategori warna merah alias bahaya, tidak boleh dipergunakan lagi yang harus dibangun ulang karena struktur bangunan sudah tidak menjamin kuat lagi.
Dia menjelaskan, setelah melakukan uji kelayakan, sebenarnya struktur bangunan gedung utama itu sangat bagus, awalnya hanya rusak lapisan luar akibat getaran gempa. Hanya saja, adanya gerakan gempa secara terus menerus membuat posisi struktur bergeser mengakibatkan tingkat kerusakan lebih parah.
“Kami gunakan skema merah pada gedung utama Dikbud itu, sehingga direkomendasikan supaya dibangun ulang karena, struktur awal sudah tidak kuat menahan beban,” kata dia.
Mark mengaku, dirinya bersama 6 orang temannya sengaja diundang pemerintah daerah untuk menganalisa tingkat kerusakan gedung perkantoran, gedung pelayanan kesehatan dan gedung pendidikan, apakah layak pakai atau dibangun demi keamanan.
Nantinya, hasil analisa akan menggunakan skema warna, kalau hijau masuk kategori aman untuk digunakan lagi, jika kuning maka kurang aman dan kalau merah maka tidak boleh digunakan kata lain harus dibangun ulang.
Tim juga akan bekerja selama 2 minggu di NTB untuk Assesment sebenyak 180 bangunan yang masuk data Dinas PUPR. (TN-04)





