Ketua Komisi I DPRD Loteng Minta Pemda dan Penyelenggara Bahas Persiapan MotoGP 2025

Lombok Tengah, talikanews.com –
Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah Ahmad Syamsul Hadi menyoroti kompleksnya persoalan penyelenggaraan event MotoGP di Sirkuit Mandalika.
Mulai dari mahalnya harga kamar hotel hingga berkali-kali lipat, harga sewa transportasi yang melambung tinggi, belum maksimalnya fungsi koordinasi antara Pemda Lombok Tengah dengan penyelenggara event baik itu ITDC maupun MGOA hingga terbaru soal hosting fee ratusan miliar yang harus dibayar.
Ahmad Syamsul Hadi menjelaskan, kalau ITDC dan MGPA mau bersama-sama mensukseskan MotoGP, maka pihaknya mengajak BUMN tersebut untuk rapat dengan Pemda Lombok Tengah.
“Ya setidaknya mereka duduk bareng-bareng membicarakan titik persoalan apa dan bagaimana solusinya menjelang maupun pasca pelaksanaan MotoGP 3-5 Oktober mendatang,” ucap Bung Memet sapaan Ketua Nasdem Lombok Tengah ini.
Ahmad mewanti-wanti jangan sampai giliran terjadi demontrasi kemudian disuruh Pemda Lombok Tengah untuk hadapi padahal sebelumnya tidak ada koordinasi.
“Entar giliran mereka bermasalah suruh Pemda hadapi. Gimana dong? Mereka harus inisiatif dong. Emang tanah Lombok Tengah ini tanah siapa? Ini wilayah Lombok Tengah. Jadi ndak usah nanya kontribusi Pemda itu apa di event ini (MotoGP),” ungkap Ahmad di Praya, Sabtu (19/4/2025).
Ahmad menerangkan, jika sebelumnya pernah duduk bersama untuk mensukseskan MotoGP dan merasa kurang, semestinya dilakukan evaluasi dan diperiksa kembali.
Ahmad meminta ITDC dan MGPA untuk periksa diri jika ada yang kurang maksimal dalam mendukung MotoGP, maka sebaiknya duduk bersama.
“Dari dulu saya bilang duduk bersama ngobrol apa yang bisa dilakukan. Semuanya (termasuk hosting fee),” beber Ahmad.
Lebih lanjut, Ahmad mempertanyakan kontribusi ITDC untuk Kabupaten Lombok Tengah.
“ITDC kontribusinya untuk daerah ini apa? Nggak ada kok. Mana pengembangan kawasan. Saya punya pertanyaan sekarang. Kalau dia nanya kontribusi Pemda (Lombok Tengah) untuk event-event itu, saya tanya sekarang, emang kontribusi ITDC dan MGPA untuk daerah ini apa? Masalah semua kok,” pungkas Ahmad.(TN.01)





