Renovasi Ruangan VIP dan VVIP RSUD Praya Diduga Ada Kerugian Negara
Lombok Tengah, Talikanews.com – Proyek renovasi ruangan VIP dan VVIP yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 1,8 Miliar dari dana APBD Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) tahun 2023 diduga terjadi penyimpangan. Hal ini menyebabkan adanya dugaan kerugian negara.
Salah satu lembaga swadaya masyarakat yakni Kode HAM NTB, telah melakukan investigasi dan menemukan adanya dugaan kejanggalan dalam proses pengerjaannya proyek tersebut.
”Kami mengindikasikan ada perbuatan melawan hukum seperti adanya kekurangan volume pekerjaan pada pengerjaan plafon dan pengecetan temboknya ruangan tersebut,” kata Ketua Kode HAM NTB, Ali Wardana, Jumat 26 Januari 2024.
Untuk pengerjaan plafon tambah Ali, itu hanya memperbaiki dan membongkar sebagian saja. Sedangkan yang lainnya tidak dibongkar. “Kami punya data dan fotonya mulai dari nol persen, terkait pengerjaan plafonnya,” tuturnya.
Sedangkan pengerjaan pengecetan tembok di ruangan tersebut juga diduga dilakukan asal-asalan. Pasalnya, ketika menempelkan tangan ke tembok itu, pasti akan membekas di tangan. Itu artinya cat yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam RAB.
“Padahal anggaran untuk pengecetan sangat besar, tapi kualitasnya tidak sesuai spek,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia meminta kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) turun melakukan audit. “Kami minta persoalan ini dijadikan atensi oleh APH,” tegasnya.
Sebelumnya Direktur RSUD Praya, dr Mamang menjelaskan peresmian ruang VIP dan VVIP sebenarnya tidak membangun gedung baru, namun merenovasi gedung VIP yang sudah ada.
“Angggarannya renovasi tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Lombok Tengah tahun 2023,” tuturnya.
Sementara, renovasi sarana dan prasarana yang sudah tidak memenuhi standar, sehingga dilakukan renovasi. Hanya saja untuk perbedaan ruang VIP biasa dengan VVIP ini ada pada luas ruangan, fasiltas seperti lemari, meja mini bar dan tempat tidur serta sofa untuk penunggu pasien. “Dengan selesainya renovasi, kini kami memiliki 12 ruangan VIP standar dan 2 ruangan VVIP,” tuturnya.
Semua ini lanjut dr Mamang, tidak lain adalah bentuk bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung memaksimalkan pelayanan di RSUD Praya untuk menjadi yang terbaik bagi masyarakat di Gumi Tatas Tuhu Trasna.
Selain itu, ia dengan tegas akan menindaklanjuti arahan wakil bupati, soal mempersiapkan SDM yang akan ditugaskan di ruang VIP dan VVIP. “Semoga bangsal VIP dan VVIP ini dapat menjadi episentrum baru kualitas pelayanan kesehatan yang berstandar tinggi di RSUD Praya, yang kemudian dapat menular ke semua titik-titik pelayanan yang lain,” harapnya.
Diketahui pembangunan ruangan VIP dan VVIP baru saja selesai di renovasi tepatnya tanggal 11 Januari 2024. Setelah itu Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H.M. Nursiah, meresmikan ruangan tersebut. Hal ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam peningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, wabup juga berharap adanya peningkatan kualitas layanan kesehatan terutama pelayanan di rumah sakit harus terus tetap terjaga, sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat sebagai konsumen dari RSUD Praya. Selain itu juga, dengan telah jadinya ruangan tersebut. (TN06)





