Nilai Tukar Petani NTB bulan Maret 2023 Turun 0,61 Persen

Mataram, Talikanews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB menyampaikan perkembangan nilai tukar petani (NTP) bulan Maret 2023 sebesar 110,63 atau turun 0,61 persen dibanding NTP bulan sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi NTB, Drs. Wahyudin menjelaskan, Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

“Kita sampaikan bahwa NTP Maret 2023 sebesar 110,63 atau turun 0,61 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Penurunan ini dikarenakan penurunan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 0,34 persen sedangkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,27 persen,” tuturnya Senin 3 April 2023.

Wahyudin memaparkan, sebagian besar NTP bernilai di atas 100 kecuali untuk subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yaitu sebesar 89,66. NTP sub sektor lainnya masing-masing sebagai berikut: Subsektor Tanaman Pangan sebesar 110,28, Subsektor Hortikultura sebesar 141,27, Subsektor Peternakan sebesar 102,54, dan Subsektor Perikanan sebesar 111,94.

Pada Maret 2023 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Provinsi NTB sebesar 0,32 persen yang disebabkan oleh kenaikan indeks pada kelompok pengeluaran Makanan, Minuman, dan Tembakau; Pakaian dan Alas Kaki; Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga; Perlengkapan, Peralatan Dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga; Kesehatan; Transportasi; Rekreasi, Olahraga, dan Budaya; Serta Perawatan Pribadi dan jasa Lainnya.

“Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi NTB Maret 2023 sebesar 111,41 atau turun 0,51 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya,” tutup Wahyudin. (TN-07)

 

Related Articles

Back to top button