Bupati Loteng Menceritakan Kisah Puteri Raja yang Membuang Diri ke Laut dan Menjelma Menjadi “Nyale”
Lombok Tengah, Talikanews.com – Bupati Lombok Tengah, NTB, H. Lalu Pathul Bahri menceritakan kisah seorang Puteri salah satu kerajaan di Lombok, yang sampai saat ini dikenang oleh Masyarakat. Bahkan, kehilangan tersebut dibuat tanggal ritual khusus untuk bisa menangkap sang Puteri raja yang kini menjelma menjadi cacing laut (Nyale) tersebut.
Bupati menuturkan kisah “Nyale”, konon seorang Puteri raja yang cantik jelita diminati oleh putra-putra raja yang gagah tampan dan kaya-kaya di Lombok. Namun sang Putri tidak mampu mengambil keputusan untuk memilih siapa diantara putra raja tersebut, sehingga pada suatu malam, Puteri memilih menyuburkan diri ke Laut, supaya tidak ada salah satu kecewa, ketika menjatuhkan pilihan.
Sebelum melompat ke Laut, sang Puteri berpesan, “daripada kalian tumpah darah hanya karena menginginkan saya, lebih baik saya menceburkan diri ke Laut dan menjelma menjadi Cacing Laut, agar kalian dan seluruh Masyarakat bisa mencicipi”.
“Putri ini mengajarkan kami bagaimana mengedepankan rasa keadilan dan bagaimana mengedepankan rasa kebersamaan ketika kami bersama keluarga besar masyarakat Loteng,” kata Pathul dihadapan ribuan masyarakat yang menangkap Nyale, Jumat malam, 10 Februari 2023, di Tanjung Aan Lombok.
Dikatakan Bupati, dari cerita itu sehingga pemerintah daerah membuatkan jadwal khusus untuk menangkap Nyale (cacing laut), setiap bulan Februari, dikemas dalam event pesona Bau Nyale.
Bupati menegaskan, malam even bau nyale ini merupakan tradisi leluhur masyarakat Loteng yang sudah ribuan tahun dilaksanakan.
“Semoga niatan kita membangun Nusantara lebih khusus lagi kabupaten Lombok Tengah dapat berjalan dengan aman dan lancar di event ini,” harapnya.
Festival pesona Bau Nyale tersebut dihadiri juga oleh Mentri Tenaga Kerja RI, Dr. Hj. Ida Fauziah. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, Danrem 162/WB Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo, dan tamu undangan lainnya. (TN-04)





