Kejurprov Motocross di Sirkuit 459 Adu 16 Kelas, Bupati Loteng: Harus Bernilai Ekonomi

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kejuaraan Provinsi Motocross yang digelar Pemkab Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tanggal 17 – 18 Desember 2022, di Sirkuit 459 Lantan, akan adu 16 kelas.

Adapun kelas yang akan turun nanti yaknj GRASSTRACK, untuk Bebek Standart 2T – 4T (Non Kategori) – Open, kemudian Bebek Standart 2T – 4T (Pemula) – Lokal Loteng, ada juga Bebek Modifikasi 2T – 4T (Non Kategori) – Lokal Lombok Tengah, Bebek Modifikasi 4T s/d 125cc (Non Kategori) open , TRAIL Standart 4T s/d 155cc (Junior) open, TRAIL Standart 4T s/d 155cc (Senior) open, TRAIL Standart 4T s/d 155cc (Non Katagori) Lokal Lombok Tengah, Sport & Trail s/d 155cc (Non Kategori) open, Sport & Trail s/d 155cc (Non Kategori) Lombok Tengah , FFA s/d 250 cc ( Non Kategori ) open Supporting Class, Sport & Trail s/d 150 cc (Non Kategori) Khusus Trabaser dan Sport & Trail s/d 150 cc (Non Kategori ) Khusus EX – RIDER 45+

Sedangkan Motocross yakni Spesial Engine 50 cc s/d 65 cc, dan Spesial Engine 125 cc s/d 250 cc.

Kepastian Kejurprov Motocross Bupati Cup itu dibahas dalam rapat persiapan oleh KetIMI IMI, Direktur PDAM, Kacab Bank NTB dan sejumlah panitia lainnya, di ruang rapat Sekda, Kamis 17 November 2022.

Ketua Panitia Kejurprov L.Firman Wijaya menuturkan, pebalap yang akan ikut dalam kejurprov tersebut merupakan pebalap pembalap nasional dan pebalap lokal NTB termasuk pebalap pemula asal Loteng.

Firman Wijaya siap untuk memenuhi keinginan sehingga ia meminta kepada panitia lainnya untuk menyiapkan segala sesuatunya.

“Saya minta semua seksi dari Lomba ini menjalankan tupoksi masing-masing, harus ada laporan progres secepatnya dari apa yang menjadi harapan pak Bupati dan keputusan rapat” kata Sekda.

Pihak panitia sudah menyiapkan site event dalam rangka memeriahkan Kejurprov Motor Cross Bupati Cup tersebut seperti Jambore Wisata dan Ekonomi Kreatif (Jawara 459), lapak pedagang, hiburan yang dimulai dari tanggal 16-18 Desember 2022.

Bupati Lombok Tengah H.L. Pathul Bahri meminta kepada panitia harus segera berkoordinasi dengan pihak BMKG untuk memastikan bahwa pelaksanaan di tanggal yang sudah ditentukan tersebut masih hujan atau tidak.

Seandainya nanti ternyata tidak bisa digeser waktunya, maka dia meminta kepada Sekda dan kawan-kawan untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

“Penting koordinasikan dengan BMKG jangan sampai hujan pada tanggal tersebut. Apa artinya kita buat kegiatan kalau nanti hujan lebat. Tidak salah kita mundur tetapi kalaupun tidak bisa diundur karena menyangkut kesibukan tim Juri, maka tolong dipersiapkan matang-matang” pinta Bupati.

Bupati menegaskan supaya memperhatikan para pedagang kecil di wilayah Utara agar kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada menyalurkan hobi dan bakat croser saja, namun harus bermanfaat bagi masyarakat terutama bagi pedagang UMKM di wilayah tersebut.

“Harus bernilai ekonomi bagi masyarakat kita di wilayah Utara, maka siapkan lapak-lapak untuk mereka berjualan agar ada pendapatan bagi masyarakat kita disana” pinta Bupati.

Selain lapak jualan, Bupati minta agar kegiatan itu diramaikan dengan hiburan dari grouu band lokal di Lombok Tengah. Dengan demikian maka lokasi Sirkuit akan ramai sehingga pedagang bisa mendapatkan hasil dari hiburan itu. (TN-04)

Related Articles

Back to top button