Ketua LP2GM Apresiasi sikap Dewan NTB memanggil Dinas Pendidikan kaitan DAK Fisik

Mataram, Talikanews.com – Ketua Lembaga Pengembangan Potensi Generasi Muda (LP2GM) NTB, Noviandi mengapresiasi Komisi V DPRD yang memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kaitan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk SMA, SMK dan SLB sebesar Rp 190 Miliar serta pertegas regulasi Swakelola tipe 1 dan dugaan aliran fee proyek.
“Kami sebagai LSM yang bergerak di bidang pemberdayaan generasi muda mengapresiasi Wakil Rakyat yang telah melaksanakan fungsi pengawasannya dengan maksimal,” kata ketua LP2GM Novandi, Rabu 10 Agustus 2022.
Noviandi juga mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah hadir memberikan keterangan dan penjelasan kaitan isu yang beredar dikalangan publik itu.
“Ini menandakan keterbukaan dan transparansi dalam pelaksanaan DAK Fisik ini sudah terpenuhi sehingga kami sebagai element masyarakat bisa memahami,” ungkapnya.
Menurut Noviandi, maksud baik pemerintah pusat mengeluarkan juklak juknis swakelola yakni mendorong pemberdayaan pengusaha UMKM yang mungkin selama ini tidak bisa bersaing jika menggunakan mekanisme Tender/ lelang terbuka.
Namun yang menjadi pertanyaan, apa pertimbangan Dikbud NTB memilih Swakelola tipe 1 dari empat jenis swakelola yang ada. “Kami bisa memahami bahwa saat ini pihak sekolah sedang konsenterasi menerima siswa baru di tahun ajaran baru ini,” terangnya.
Novandi mengatakan, tentu tidak bijak jika pihak Sekolah ditambah lagi bebannya diharuskan mengurus pembangunan fisik ruang kelas baru, ruang praktek siswa itu memerlukan skil tersendiri dan pengalaman sebagai kontraktor sehingga dipilih jenis swakelola tipe 1.
“Pihak Dinas yang membuat perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan sehingga tidak membebani pihak sekolah melainkan terima jadi,” kata Novandi.
Kecuali lanjut Noviandi, jika ada oknum Kepala Sekolah punya pemikiran lain ingin nyambi jadi kontraktor, sehingga mendorong ketua Komite bermanuver, bahkan sampai mengatakan bahwa regulasi tidak benar. Seharusnya pihak sekolah dan komite yang mengerjakan dan sebaiknya program DAK fisik ini dibatalkan.
“Jika bukan dia yang mengerjakannya. Statmen seperti ini tentu sangat disayangkan karena tidak mendidik. Tentu masyarakat bisa menilai mana pihak yang profesional melakukan kontrol sosial dan mana pihak – pihak yang manuver untuk mendapatkan kepentingan sesaat,” ketusnya.
Ia juga mengajak semua pihak, untuk selalu mengingat pesan presiden Jokowi. Bagaimana supaya Polri mengamankan investasi diseluruh Indonesia untuk memacu pertumbuhan ekonomi.
“Ini proyek pemerintah, tentu kita sebagai masyarakat mengharapkan agar segera dilaksanakan, sehingga ekonomi berputar, pedagang pasir menjadi laku, pedagang batu kali, pedagang batu bata, pedagang kayu dan para tukang dan peladen menjadi bergairah,” ujarnya.
Sebagai LSM LP2GM – NTB mengajak semua elemen untuk mengutamakan kepentingan UMUM diatas kepentingan pribadi. Jangan sampai ada tendensi ingin membatalkan program pembangunan hanya karena ingin mendapatkan target pribadi.
Novandi berkomitmen, Secara kelembagaan, Ia akan meminta Polri mengamankan semua program strategis nasional dari oknum – oknum yang membuat kisruh dengan menyebar opini hoaks untuk menggagalkan program pemerintah. (TN-red)





