Sebanyak 3.428 Hewan Ternak Masyarakat di NTB sudah di Vaksin, Ini Data Lengkapnya

Mataram, Talikanews.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat, terus gencar melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak untuk menghindari penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kaki (PMK). Hingga saat ini, baru 3.428 dosis vaksin PMK telah disalurkan.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia menyampaikan, dari 5000 dosis yang diterima, baru 3.428 dosis telah disalurkan.
“Proses vaksinasi akan dilanjutkan setelah lebaran, karena teman-teman tim kesehatan harus mulai pendampingan persiapan pemotongan hewan qurban,” ungkapnya, Jumat 8 Juli 2022.
Ahmad Nur Aulia akan meminta lagi vaksin ke pemerintah pusat setelah 5000 dosis terpakai. Hal ini karena, kalau mlihat data perkembangan PMK di Pulau Lombok populasi hewan rentan PMK mulai dari Sapi, Kerbau, Kambing, Domba dan Babi sebanyak 950.551 ekor.
Angka itu lanjutnya, kalau dirinci jumlah kasus sebanyak 62.328 ekor. Yang sakit 24.403 ekor, sembuh 37.666 ekor, potong bersyarat 182 ekor dan yang mati sebanyak 77 ekor.
Data itu tersebar di Lombok Utara dengan populasi 128.752 kasus. Yang masuk kasus PMK sebanyak 13.008 ekor, sakit sebanyak 10.335 ekor, sembuh 2.598 ekor, potong bersyarat sebanyak 33 ekor dan mati 41 kasus.
Untuk di Kota Mataram populasi 3.800, sebanyak 609 kasus PMK, yang sakit 101 ekor, sembuh 446 ekor, potong bersyarat 56 ekor dan mati 6 kasus.
Di Lombok Tengah, populasi sebanyak 323.232 dengan rincian kasus PMK 23.414, yang sakit sebanyak 5.008 ekor, sembuh 18.394 ekor, potong bersyarat 12 ekor dan tidak ada yang mati.
Data Lombok Barat, populasi 225.474, kasus PMK 12.918 kasus, yang sakit 4.352 ekor, sembuh 5.427 ekor, potong bersyarat enam ekor dan mati 13 kasus.
Terakhir data Lombok Timur, populasi 269.285 ekor, kasus PMK 12.379 ekor, sakit 4.607 ekor, potong bersyarat 75 ekor dan mati sebanyak 17 kasus. (TN-red)





