Dinas Pendidikan Loteng Bingung Nasib 1.800 Guru Honorer pasca Terbitnya SE Menpan-RB

Lombok Tengah, Talikanews.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah, NTB bingung akan nasib 1.800 guru honorer pasca terbitnya Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, nomor B/185/M.SM.02.03/2022, tertanggal 31 Mei 2022.

Dalam SE disebut tentang penghapusan tenaga honorer berlaku mulai tanggal 28 November 2023 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lombok Tengah, HL Idham Khalid mengaku berpikir keras pola penyelesaian nasib 1.800 tenaga guru honorer yang ada di lingkup Dinas yang telah mengabdikan diri bertahun-tahun.

“Tentu ini menjadi catatan dan PR kita bersama di daerah. Bagaimana menyikapi surat edaran yang berlaku pada 28 November 2023 mendatang,” kata Idham saat di temui di ruang kerjanya. Selasa 7 Juni 2022.

Dikatakan Idham, semua sekolah dasar (SD) lebih banyak guru honorernya ketimbang guru PNS, atas dasar itu pihaknya berharap kedepan ada kebijakan yang tepat dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menyikapi persoalan suntik mati guru honorer ini.

“Kami berharap ada kebijakan yang tepat untuk mengatasi persoalan penghapusan honorer itu,” ujar Idham.

Kendati demikian, Idham juga mendengar angin segar, bagi honorer yang belum lolos seleksi P3K tahun lalu akan diusulkan kembali, sehingga ada harapan lagi bagi teman-teman honorer yang belum lolos seleksi pada tahun lalu.

“Mudah-mudahan kebijakan ini kembali ada dengan begitu guru honorer yang masih tersisa saat ini dapat tercover dalam P3K,” harapnya

Ia masih nunggu kebijakan dan mekanisme dari pusat terkait pemberhentian tenaga honorer dan mudah- mudahan kebijakan itu menguntungkan honorer.

“Ia kita tunggu saja keputusan dari pusat, saya berharap kebijakan itu yang terbaik bagi honorer,” jelasnya.

Idham menjelaskan jumlah guru honorer tahun lalu sebanyak 3680 orang namun yang lulus P3K 1880 sisanya tinggal 1800 orang.

“Sebanyak 1.800 guru honorer di tambah 26 tenaga honore di kantor Dinas Pendidikan ini yang menjadi fokus perhatian kami kedepan,” tutupnya (TN-03)

Related Articles

Back to top button